REAKSINEWS.COM || BITUNG – Suasana sore hari di kelurahan Apela dua, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung mendadak mencekam setelah seorang pria diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (Miras), beralkohol masuk ke pekarangan rumah.
Di tempat Ketua Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia Bitung sekaligus owner 22 media group dan Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) kota Bitung, Koko alias KR datang dan ngamuk dan keluarkan kata akan di bunuh semua yang ada di rumah, pada Minggu (26/04/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16:57 WITA dan segera dilaporkan pemilik rumah, karena dinilai meresahkan.Pria berinisial Koko disebut berteriak, menimbulkan keributan dan mengeluarkan sebuah kata ancaman,” saya bunuh kalian semua seisi penghuni rumah ini. Sehingga membuat penghuni rumah panik. Oleh karena itu kami laporkan kejadian ini ke Polisi,”
Laporan tersebut diterima pihak kepolisian baik Polres Bitung, dan ditanggapi Polsek Ranowulu anggotanya langsung bergerak menuju lokasi di keluarga Rangkang Wetik di mana terletak kantor 22 media Group untuk melakukan penanganan awal.
Dari Polres Bitung Kasie Humas AKP Abdul Natip Anggai menuturkan kalau dibuatkan laporan resmi saja, setelah wartawan melakukan laporan lewat via WhatsApp, “Buatkan laporan resmi saja,” singkatnya.
Berdasarkan kejadian ini, atas nama pengurus Forum Pimpinan Redaksi Multimedia kota Bitung, dan pengurus Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) mendesak Polres Bitung ambil langkah tegas dimana, pria berinisial Koko alias KR menyebutkan kata mengandung ancaman yakni, ‘ (dialek daerah, ta bunuh samua ngoni), saya bunuh kalian semua,” ungkapnya.
Orang tua lagi menyatakan, “Saya merasa tidak aman kedatangan orang mengamuk tanpa sebab saya minta Polres Bitung dalam hal ini Kapolres Bitung AKBP Albert Zai agar jajarannya dapat amankan oknum Koko alias KR yang membuat resa keluarga kami di rumah,
Sambungnya lagi, “Hal ini harus ditindak tegas Polres Bitung yang berwenang, jangan sampai dibiarkan karena kami merasa tidak aman lagi, takutnya dia datang lagi dan membuat hal yang berlebihan,” tutur tuturnya.












































