REAKSINEWS.COM || SERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi H, tancap gas benahi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Deden mengumpulkan seluruh jajaran direksi dan komisaris baru dari tiga BUMD milik Pemprov Banten di Ruang Rapat Setda, KP3B, Kota Serang.
Tiga BUMD yang dikumpulkan tersebut adalah PT Banten Global Development (BGD), PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), dan PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Banten.
Pertemuan ini digelar khusus untuk memberikan arahan tegas kepada para pejabat baru agar tidak main-main dalam mengelola perusahaan pelat merah milik Pemprov.
“Kami sengaja mengumpulkan untuk memberikan arahan kepada direksi dan komisaris yang baru, agar bekerja optimal sesuai ketentuan dan aturan perundang-undangan,” ujar Deden.
Dalam pertemuan itu, Deden didampingi Inspektur Provinsi Banten Sitti Ma’ani Nina yang juga Komisaris PT BGD, Kepala Bappeda Banten Babar Suharso selaku Komisaris PT Jamkrida Banten, serta Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda Banten, Ismail.
Deden menegaskan, Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni menaruh perhatian serius terhadap kinerja BUMD. Ia meminta para komisaris yang merupakan perwakilan Pemprov untuk memperkuat fungsi pengawasan, sehingga kinerja direksi lebih terarah dan tidak melenceng dari tujuan perusahaan.
Pesan keras juga disampaikan Deden. Ia mengingatkan agar direksi dan komisaris bekerja dengan penuh tanggung jawab dan tidak menjadi sumber masalah baru.
“Jangan sampai direksi dan komisaris justru menambah masalah dan meninggalkan masalah ketika sudah tidak lagi menjabat,” tandasnya.
Ia meminta setiap persoalan di masing-masing BUMD harus segera diselesaikan secara tegas, jangan dibiarkan berlarut hingga menjadi beban perusahaan di kemudian hari.
Meski begitu, Deden membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Ia meminta direksi dan komisaris tidak sungkan melaporkan kendala apapun langsung ke Pemprov untuk didiskusikan bersama.
“Jika ada persoalan atau sesuatu yang harus didiskusikan, maka dapat langsung disampaikan ke Pemprov,” tuturnya.
Lebih jauh, Deden mengingatkan bahwa BUMD tidak hanya mengejar laba semata. Keberadaan BUMD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banten.
“Keberhasilan BUMD tidak hanya diukur dari laba, tapi dari sejauh mana keberadaannya mampu memberikan kontribusi dan manfaat bagi masyarakat. Dengan begitu, bukan hanya kehadiran Pemprov yang dirasakan masyarakat, tapi juga BUMD-BUMD-nya,” tegas Deden.
Sementara itu, Direktur PT Jamkrida Banten, Nizar, menyambut baik arahan tersebut. Ia mengaku dengan pola komunikasi yang dibangun Pemprov saat ini, pihaknya merasa lebih terarah dalam menjalankan usaha.
“Dengan pola yang sekarang, dukungan dari Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, Pak Sekda, dan jajaran Pemprov, kami optimistis dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik lagi,” pungkasnya. (NA)




































