REAKSINEWS.COM || SUKABUMI — Suasana berbeda terasa di dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara. Lapangan upacara yang biasanya kaku dan formal, berubah menjadi ruang penuh energi, tawa, dan semangat kebersamaan saat Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (PORSENAP) resmi dibuka pada Sabtu (18/04/2026).
Ratusan warga binaan bersama petugas larut dalam kemeriahan pembukaan. Sorak sorai, tepuk tangan, dan wajah-wajah antusias menjadi bukti bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum yang dinanti.
PORSENAP hadir bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan yang menyentuh sisi kemanusiaan. Melalui olahraga dan seni, warga binaan diajak untuk menjaga kebugaran, membangun solidaritas, serta menumbuhkan kembali nilai-nilai sportivitas yang mungkin sempat pudar.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Kegiatan ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Saya tekankan kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Junjung tinggi sportivitas, karena menang adalah bonus, yang terpenting adalah kebersamaan dan kesehatan,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Beragam cabang olahraga dan seni siap dipertandingkan, mulai dari pertandingan fisik hingga penampilan kreatif yang menjadi ruang ekspresi bagi para warga binaan. Di balik setiap perlombaan, terselip harapan akan perubahan, pemulihan, dan semangat baru untuk masa depan.
Lebih dari sekadar hiburan, PORSENAP menjadi jembatan yang menghubungkan petugas dan warga binaan dalam suasana yang lebih cair dan humanis. Sekat-sekat formal seolah mencair, digantikan oleh interaksi yang hangat dan penuh makna.
Melalui kegiatan ini, Lapas Warungkiara kembali menegaskan komitmennya: menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aturan, tetapi juga pada pemulihan dan reintegrasi sosial. Sebab di balik setiap jeruji, selalu ada cerita, harapan, dan kesempatan untuk menjadi lebih baik.
Sumber : Siaran Pers Humas Lapas Warungkiara










































