REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Kemacetan di jalur utama Sukabumi – Bogor jakarta, belum terurai dan kembali merugikan warga masyarakat yang sedang beraktifitas di pagi hari sekitar pukul 06: 30 banyak Pengguna jalan di jalur jalan Protokol propinsi terjebak macet di jalanan hingga berjam-jam saat aktifitas masyarakat di jam kerja.(22/01/2026).
Menurut Ruly adalah salah satu warga yang terjebak macet parah pada pada Kamis jam 06:00 saat berangkat kerja. Ia butuh waktu hampir satu jam untuk melaju dari Cibadak menuju parungkuda, sehingga ia terjebak oleh kendaraan lain yang berlalu lalang dari arah Bogor ke Sukabumi dan sebaliknya.
”Saat itu, kendaraan hampir tidak bergerak sama sekali di Jembatan Pamuruyan dan belum ada petugas yang mengatur lalin tersebut . ucapnya
Awalnya, dia mengira kemacetan terjadi karena ada kecelakaan ternyata mungkin pengaruh pembangunan perawatan Jembatan Pamuruyan atau ada kondisi mobil yang mogok mungkin juga kondisi jalan yang bolong. tandasnya.
Tak hanya ” asep” salah satu Tukang Ojek yang tidak mau di sebutkan namanya Juga mengatakan harus kehilangan banyak waktu akibat kemacetan tersebut Untuk mengantarkan penumpang yang karyawan di salah satu pabrik di parungkuda akhirnya harus terlambat untuk masuk bekerja hingga jam 7 pagi masih berada di pamuruyan yang terjebak macet. ucapnya.
Dia tidak melihat ada petugas di titik kemacetan tersebut. Persimpangan alternatif Nagrak juga belum ada yg bertugas ucapnya 06:30 yang tidak dijaga sehingga kemacetan tidak terhindarkan, dan situasi cuaca sedang hujan. ujarnya.
Pihak – pihak terkait seharusnya sudah mengantisipasi potensi kemacetan itu. ”Jangan sampai warga lagi yang dikorbankan, ucapnya.
.Kemacetan parah Seperti ini sering terjadi saat saat jam kerja terjadi apalagi di hati libur nasional ,
Akibat kondisi tersebut kemacetan tersebut, kendaraan sepeda motor, angkutan umum, hingga truk logistik terjebak kemacetan ,Sejumlah warga dan anak anak pelajar juga terpaksa jalan karena di kejar waktu untuk masuk sekolah dan kerja.
(Rd)











































