REAKSINEWS.COM || Dalam semangat merayakan HUT Jakarta ke 498, SEMMI Cabang Jakarta Timur menginisiasi langkah kolaboratif bersama KOHATI Cabang Jakarta Timur sebagai bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam membangun Jakarta yang lebih adil, aman, dan berpihak pada perempuan dan anak. Kolaborasi ini disambut hangat oleh KOHATI Cabang Jakarta Timur sebagai mitra strategis dalam gerakan keperempuanan yang sudah lama hadir di ruang sosial dan edukatif masyarakat, khususnya Jakarta Timur.
Lahkah ini bukan sekedar perayaan simbolik, tapi juga panggilan untuk menghadirkan kerja-kerja kolaboratif yang berorientasi pada perubahan. Dalam momentum HUT Jakarta, SEMMI dan KOHATI Jakarta Timur menjadikan kerja sama ini sebagai wujud cinta pada kota, dengan berkontribusi melalui isu-isu yang paling dekat dengan denyut nadi masyarakat, seperti pemberdayaan perempuan marginal, edukasi kesehatan reproduksi, serta perlindungan terhadap anak dari kekerasan.
KOHATI Jakarta Timur dalam hal ini membersamai langkah dan inisatif yang besar dari SEMMI Jakarta Timur, karna mengingat dan memperhatikan, KOHATI Cabang Jakarta Timur sebagai wadah yang tidak hanya untuk pembelajaran dan penyampaian aspirasi dari para HmI-wati namun juga sebagai wadah untuk melindungi dan mengadvokasi perempuan- perempuan dari kalangan apapun.
Karna sebagaimana yang telah kita ketahui bahwasannya dalam PDK (Pedoman Dasar Kohati) perempuan juga mempunyai tanggung jawab sebagai Anak, Istri, Ibu, dan anggota masyarakat. Maka dari itu KOHATI Jakarta Timur juga membersamai langkah inspiratif dari SEMMI Jakarta Timur dalam hal mengadvokasi para perempuan2 yang telah menjadi ibu khususnya yang telah menjadi tulang punggung tunggal dan terjabak dalam kemiskinan.
Ajakan kolaborasi ini disambut dengan sangat baik oleh KOHATI Jakarta Timur. Fungsionaris KOHATI Jakarta Timur yang saat ini masih aktif dalam isu keperempuanan, dan ikut terlibat aktif dalam mengadvokasi hmi-wati maupun Perempuan – Perempuan di Jakarta yaitu Riezka Aulia Farsyam juga menyampaikan : “saya ingin ikut terlibat aktif dalam gerakan inisiatif ini, karna mengingat kurangnya perhatian PPAPP dalam tugas dan wewenangnya sendiri, yaitu masalah perempuan. Meski ada lembaga2 yang seharusnya menjadi tempat berlindungnya para perempuan dan anak, tapi untuk saat ini saya masih melihat banyak yang tidak terjangkau khususnya di daerah2 yang memang tidak terllau diperhatikan. Saya dan teman2 Hmi-wati Jaktim siap membersamai dan terlibat untuk mengadvokasi para ibu-ibu tulang punggung tunggal serta anak-anak ataupun remaja yang terjebak dalam kemiskinan.”
Kolaborasi ini akan di fokuskan pada 4 kasus kongkrit :
1. Mengadakan pelatihan kader RW dan ibu PKK untuk mengenali tanda2 kekerasan dan cara mencegah dan juga solusinya.
2. Membentuk forum rembuk perempuan di tiap kelurahan sebagai wadah menyampaikan isu lapangan langsung ke PPAPP
3. Program on boarding UMKM perempuan ke platform digital juga pelatihan branding, keuangan, dan juga logistic.
4. Edukasi KB dan kesehatan reproduksi berbasis komunitas lewat posyandu remaja dan kelas ibu muda.
Lima tuntutan yang digaungkan oleh SEMMI Jakarta Timur ini juga menjadi fokus KOHATI Cabang Jakarta Timur. Karna setiap perempuan berhak merasa aman dan berdaya, termasuk merek yang difabel, buruh, atau ibu rumah tangga. Lewat kolaborasi dengan komunitas dan dunia usaha, program inklusif dibangun agak tak satupun merasa ditinggalkan.
Kerja sama ini menjadi ruang pertemuan antara aktvisme perempuan dan semangat gerakan muda berbasis komunitas. KOHATI Cabang Jakarta Timur membawa kekuatan struktural organisasi perempuan yang sudah lama mengadvokasi isu kesetaraan, pendidikan, sementara SEMMI Cabang Jakarta Timur hadir dengan semangat kreatif, inklusif dan dekat dengan realitas keseharian anak muda.
Fokus utama kolaborasi ini adalah menjangkau kelompok yang selama ini berada di pinggiran kebijakan- remaja perempuan, ibu muda, perempuan difabel, dan masyarakat di wilayah padat dan terpencil. Lebih dari sekedar kerja sama program, kolaborasi ini juga membuka ruang dialog antara komunitas, organisasi mahasiswa, dan pemerintah daerah- terutama PPAPP Jakarta Timur. Tujuannya adalah memastikan suara perempuan muda dan remaja benar-benar masuk dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan local.
Kolaborasi ini adalah awal dari langkah panjang untuk memastikan tidak ada lagi perempuan dan anak yang merasa sendiri dalam menghadapi tantangan hidup. Dengan semangat gotong royong dan keberanian bersuara, KOHATI Jakarta Timur percaya : perubahan bukan hanya mungkin- tapi sedang dimulai, dari Jakarta Timur.
|Editor: Admin |Pewarta: Sandi |Sumber Berita











































