ReaksiNews.com || Sukabumi – Baru-Baru ini Sempet mencuat di permukaan persoalan Febi sang pelukis, Febi sang pelukis yang sempet pergi dari rumah dan akhirnya di asuh oleh Mahasiswa, Senin, 08 Juli 2024 Febi Akhirnya di pertemukan lewat jalur mediasi dengan ibunya.
Pertemuan ini dilaksanakan di kantor desa Priangan Jaya Kecamatan Sukalarang, dan di hadiri oleh pihak pemerintahan melalui porkopimcam sukalarang dan jampang tengah, serta Kades Priangan Jaya dan kades Bojong Jengkol.
Dalam kondisi pertemuan yang penuh haru, seorang mahasiswa berhasil mempertemukan kembali Febi dengan ibunya, Kejadian ini menggarisbawahi pentingnya peran mediasi dalam menyelesaikan konflik keluarga dan membawa kebahagiaan bagi banyak orang.
Mediasi yang di inisiasi para Mahasiswa ini Cukup panjang prosesnya, Muh. Hernadi Mulyana (sandi) Salah satu Mahasiswa yang mengupayakan Mediasi ini Mengatakan ”Dari awal kita mencari informasi dan mencari akses dengan pihak terkait, dan itu membutuhkan waktu yang cukup alot,
Sehingga Mediasi bisa dilaksanakan hari ini, saya ucapkan terimkasih dan harus di apresiasi kades priangan jaya yang memfasilitasi mediasi ini, ibu ratu Camat Sukalarang dan Bapak Chaerul Camat Jampang Tengah, Serta Kades Bojong Jengkol yang Membawa pihak ibu Febi Mereka sangat cepat dalam merespon persoalan di masyarakat, ujarnya.
Selain daripada itu dari pihak pemerintahan yang memfasilitasi Mediasi tersebut “kita selalu respon ketika masyarakat ada masalah, justru kita baru tahu ada persoalan ini, namun kita apresiasi para mahasiswa yang telah menginisiasi persoalan ini di mediasi”.
Proses Mediasi tersebut Cukup Haru Karena ibu dan anak salig memaafkan dengan apa yang telah terjadi, setelah mediasi berakhir akhirnya ibu dan anak ini kembali harmonis, dan febi ikut pulang dengan ibunya ke jampang.

Akhirnya Pertemuan Melalui Jalur Mediasi, Ini Penjelasannya
Banyak hikmah yang bisa diambil dalam proses mediasi tersebut, ini menunjukan bahwa mediasi dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam menyelesaikan konflik keluarga.
Muh. Hernadi Mulyana (Sandi) Mengatakan “Bahwa kejadian ini harus di jadikan inspirasi bahwa menggunakan jalur mediasi sangat efektif untuk menyelesaikan konflik, dan mediasi menjadi jembatan untuk menyatukan hati yang terpisah”tandasnya.
Pesan Terakhir Muh. Hernadi Mulyana (Sandi) “Sekarang Febi Sudah Harmonis dengan keluarganya saya berharap tidak ada lagi orang yang manas – manasin dari pihak eksternal, sudah waktunya Febi ini mengembangkan bakat dan karyanya dengan fokus, Sukses buat Febi, terus berkarya lewat lukisan sketsanya, dan berbakti kepada orang tua”.
Admin











































