Paripurna DPRD, Agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Atas Nota Pengantar Bupati
REAKSINEWS.COM || SUKABUMI - Bupati Sukabumi H Asep Japar bersama Wakil Bupati H Andreas menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi ...
Read moreREAKSINEWS.COM || SUKABUMI - Bupati Sukabumi H Asep Japar bersama Wakil Bupati H Andreas menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi ...
Read moreREAKSINEWS.COM || Bupati Sukabumi H Asep Japar bersama Wakil Bupati H Andreas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi dengan agenda ...
Read moreREAKSINEWS.COM || SUKABUMI - Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menghadiri Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi agenda penyampaian pandangan umum fraksi- ...
Read moreREAKSINEWS.COM || SUKABUMI - Bupati Sukabumi H Asep Japar didampingi Wakil Bupati H Andreas menghadiri rapat Paripurna DPRD agenda pengambilan ...
Read moreREAKSINEWS.COM || SUKABUMI - Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi yang digelar pada Kamis (19/6/2025) ...
Read moreReaksinews.com || Sukabumi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Keputusan DPRD terhadap ...
Read moreREAKSINEWS.COM || Bupati Sukabumi H Marwan Hamami menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyampaian keputusan pimpinan DPRD tentang persetujuan, penyempurnaan ...
Read moreReaksiNews.com || Sukabumi - Bupati Sukabumi H Marwan Hamami menyampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan ...
Read more
Jln. Pramuka GG Madrasah RT 03/02 Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, Jawa Barat.
WhatsAap Redaksi
(0858-1716-0010).
Hak Cipta Reaksinews.com © 2024 Web Development
Hak Cipta Reaksinews.com © 2024 Web Development
Peringatan
Dilarang mengutip atau menyalin hal ini maupun mengambil foto dalam bentuk apa pun tanpa ijin tertulis dari Redaksi.
Akan di sangsi sesuai pasal : Pelanggaran terhadap Hak Cipta dapat dikenakan sangsi sesuai UU No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp.4 Miliar.