REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi menegaskan percepatan kinerja perangkat daerah dan optimalisasi PAD dalam rapat pimpinan sebagai dua agenda yang saling terkait untuk memperkuat tata kelola dan kemandirian fiskal daerah.
Dalam rapat pimpinan awal 2026, Wali Kota menekankan bahwa 26 indikator kinerja harus saling terhubung dan tidak berjalan sendiri-sendiri, dengan target minimal nilai 80 sebagai standar kolektif.
Agenda rapat juga membahas evaluasi capaian kinerja, penguatan indikator strategis, dan akselerasi target Pendapatan Asli Daerah tahun 2026.
Untuk fiskal daerah, Pemkot menargetkan PAD 2026 sebesar Rp650 miliar, naik dari realisasi sebelumnya Rp491,9 miliar.
Wali Kota menegaskan bahwa peningkatan PAD bukan hanya soal angka, tetapi bagian dari penguatan pelayanan publik dan stabilitas fiskal daerah.
Sejumlah sektor potensial yang didorong antara lain perhotelan, rumah makan, optimalisasi aset, dan tata kelola keuangan yang lebih profesional.
Dalam rapat tersebut juga disorot perlunya efisiensi operasional, inovasi layanan, dan manajemen berbasis indikator kinerja.
TIM




































