REAKSINEWS.COM || SUKABUM – “Saya mohon kepada Bapak Presiden Prabowo, tolong bantu istri saya. Dia sakit di sana. Kami orang kecil tidak tahu harus mengadu ke mana lagi.”
Kalimat bergetar itu keluar dari mulut Hendrik, suami Siti Nuraeni, PMI asal Sukabumi yang kini terbaring sakit parah dan tertahan di Arab Saudi.
NYAWA SEORANG IBU DI PADANG PASIR JADI TARUHAN.
Siti berangkat tahun 2025 melalui *PT Buana Rizki Jakarta Selatan, dengan harapan mengangkat derajat keluarga.
Kini, mimpi sejahtera berubah jadi mimpi buruk. Sakit misterius, tanpa perawatan layak, tanpa kepastian pulang.
DIMANA TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN? DIMANA NEGARA?
Alih-alih dievakuasi, Siti seolah dibiarkan merana sendiri.
PT Buana Rizki yang memberangkatkan, wajib hukumnya melindungi pekerjanya.
Sponsor lokal Ujang Suryani dan Lukman yang menjanjikan kemudahan, kini dituntut bertanggung jawab.
Pak Hendrik siap melapor. Polresta Sukabumi smoga bisa bantu panggil dan periksa mereka. Jangan biarkan sponsor “buang badan” saat PMI sakit.
INI BUKAN CUMA URUSAN ADMINISTRASI. INI URUSAN NYAWA.
Kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto:
Rakyat kecil seperti kami hanya punya Bapak. Siti Nuraeni adalah warga negara Indonesia.
Kalau negara hadir, pulangkan Siti sekarang. Jangan tunggu jadi nama di peti jenazah.
Kepada Kang Dedi Mulyadi (KDM):
Bapak selalu hadir untuk rakyat kecil Jabar. “The Power of KDM” sudah menyelamatkan banyak TKW.
Siti Nuraeni butuh sentuhan Bapak sekarang. Satu telepon Bapak bisa jadi jalan pulangnya.
Kepada BP2MI / KP2MI & KBRI Riyadh:
Ini tugas kalian. Lindungi PMI sampai tetes darah terakhir.
Turunkan tim, cek kondisi Siti, koordinasi dengan rumah sakit, dan fasilitasi pemulangan medis.
Jangan biarkan Siti jadi korban kelalaian sistem. Negara tidak boleh kalah sama calo dan perusahaan nakal.
Kepada Polresta Sukabumi:
Panggil Ujang Suryani dan Lukman. Periksa peran mereka.
Kalau ada unsur TPPO atau penelantaran, jerat dengan UU 18/2017 & KUHP Baru. Jangan kasih ruang buat sponsor nakal hidup enak di Sukabumi.
PESAN UNTUK KITA SEMUA:
Kita sudah terlalu sering dengar PMI pulang dalam peti.
Hari ini Siti Nuraeni masih hidup. Selamatkan dia sebelum terlambat.Bagikan berita ini sampai ke meja Presiden, KDM, KP2MI, dan KBRI Riyadh.
Karena satu share, satu doa, satu tekanan publik… bisa jadi nyawa Siti yang terselamatkan.Siti Nuraeni harus pulang. Hidup. Selamat. Sekarang.
Timred
“Negara hadir bukan saat rakyat mati. Negara hadir saat rakyat masih bisa diselamatkan.”












































