REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai Qur’ani dan membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, Yayasan Quran Mutiara Ummat mengadakan kegiatan Silaturahmi dan Sosialisasi Program Simulasi Mondok (SIMON), bertempat di Mushola Nurul Iman RT 01/RW 13. Sabtu, (11/10/2025)
Kegiatan yang dihadiri oleh pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta para ketua lingkungan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Ketua Yayasan, Andrinsyah, S. Pd dalam sambutannya menjelaskan bahwa program Simulasi Mondok (SIMON) ini bertujuan membina generasi muda agar mencintai Al-Qur’an sejak dini.

Kami ingin menanamkan adab sebelum ilmu, menumbuhkan cinta sebelum amal, dan menghadirkan suasana belajar seperti di pesantren bagi anak-anak. Semoga program ini menjadi langkah kecil untuk menyiapkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” ujar Andriansyah
Program SIMON ini akan dilaksanakan setiap Sabtu-Ahad, bertempat di lingkungan Yayasan, dengan berbagai kegiatan pembinaan keagamaan, hafalan, ibadah, dan pelatihan akhlak islami.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DKM Masjid Jam’i Al-Ishlah sekaligus Mushola Nurul Iman, Bapak Erwan Hermawan, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan ini. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan sosialisasi kepada pihak RT dan RW agar masyarakat memahami manfaat kegiatan tersebut.
Insya Allah, dengan kegiatan seperti ini anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi sholeh dan sholehah, serta membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar. “ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua RT 01, Bapak Cucu Lenggana, turut menyampaikan dukungannya. Ia berharap kegiatan berjalan tertib dan aman, dengan memperhatikan koordinasi keamanan bersama pihak security dan warga sekitar.
Sementara itu, Ketua RW 13 Danial Sahra, menambahkan bahwa kegiatan pembinaan seperti ini perlu terus dijaga dan dikembangkan. Ia menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antara pihak internal yayasan dan eksternal masyarakat agar pelaksanaan berjalan lancar dan harmonis.
Pertemuan silaturahmi ini menjadi awal yang baik dalam membangun sinergi antara Yayasan, tokoh masyarakat, dan warga sekitar untuk bersama-sama mencetak generasi Qur’ani yang beradab, berilmu, dan berakhlak mulia.
Red











































