Reaksinews.com || Sukabumi – Aduan datang dari orang tua siswa/Ortusis ke Redaksi Reaksinews.com. para ortusis merasa khawatir terhadap keselamatan anak – anaknya soal tak adanya ZOSS : Zona Selamat Sekolah/Zebra Cross di depan SDN SRIWIDARI 1 Kota Sukabumi jalan Bhayangkara.
Saat dikonfirmasi masi awak Media Shandi, Kustian, S.Pd selaku Kasek di SDN Sriwidari 1 Kota Sukabumi mengatakan, bahwa hal tersebut sudah diajukan setahun yang lalu ke Dishub,namun sampai dengan hari ini belum terealisasi,entah kenapa, katanya.
Dulu pernah ada ZOSS/Rambu Keselamatan sekolah tapi setelah ada program pembangunan Perindustrian Rambu tersebut tak dipasang kembali oleh pihak pemerintah padahal itu sangat penting buat bantu jaga keselamatan anak – anak, ujarnya.
Lebih lanjut dulu pernah ada ZOSS/Rambu Keselamatan sekolah tapi setelah ada program pembangunan Perindustrian Rambu tersebut tak dipasang kembali oleh pihak pemerintah padahal itu sangat penting buat bantu jaga keselamatan anak – anak, ujarnya.
“Saya berharap zebra cross dapat dibuat di depan sekolah agar para guru dan orang tua tidak khawatir saat anak-anak menyeberang, baik saat datang maupun pulang sekolah,” Kata Shandi Kustian,S.Pd. yang telah menjabat sebagai Kasek di SDN Sriwidari 1 Kota Sukabumi.
Menurut Shandi, keberadaan zebra cross juga akan membantu polisi lalu lintas dalam mengatur para siswa yang hendak menyeberang, serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
“Jika zebra cross dibuat, tentu akan memudahkan Polantas dalam mengatur lalu lintas, terutama bagi siswa-siswi yang menyeberang dan pengendara yang melintas,” tambahnya.
Shandi menjelaskan, bahwa jalan utama yang berada tepat di depan sekolah belum memiliki zebra cross, padahal lokasi sekolah yang sering membuat siswa-siswi yang menyeberang tidak terlihat oleh pengendara.
Pihak sekolah merasa kesulitan dalam memantau pergerakan siswa saat keluar-masuk sekolah.
“Jika ada zebra cross, kami akan terbantu dalam menertibkan anak-anak, terutama saat mereka menyeberang di jalan raya,” tuturnya.
Usulan ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah setempat demi keselamatan dan kenyamanan para siswa serta seluruh warga sekolah.
(Tim)











































