ReaksiNews.com || Rumah Mak Juariah (75), warga Desa Tegal Lega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan parah setelah tiga kali dihantam bencana. Rumah yang sudah dihuni lebih dari 20 tahun itu kini tak layak ditempati.
Juariah mengaku, kondisi rumahnya sudah rusak sebelum gempa, namun semakin parah setelah bencana alam berturut-turut menghantam tempat tinggalnya.
“Kondisi rumah dulu masih enak, tapi sekarang rusak karena gempa dan hujan deras. Kamar saya di belakang sudah tidak bisa dipakai sama sekali, air hujan masuk dari berbagai sudut,” kata Juariah,
Ia juga menambahkan bahwa sudah lebih dari setahun terpaksa mengungsi ke rumah tetangganya setiap kali hujan deras turun.
“Takut kalau malam hujan, jadi nginap di rumah tetangga. Rumah ini ada tiga kamar, tapi semuanya rusak,” ujarnya.
Juariah mengungkapkan harapannya agar ada pihak yang bersedia memperbaiki rumahnya.
“Ingin memperbaiki sendiri tapi tidak ada uang. Sudah dengar Polsek Lengkong mau membenahi rumah ini, senang sekali,” tuturnya.
Kapolsek Lengkong, Iptu Bayu Sunarti Agustina, SE, yang memimpin inisiatif tersebut mengaku sangat terharu melihat kondisi rumah Juariah.
“Kami sangat terharu melihat kondisi rumah Mak Juariah. Rumah ini sudah tidak layak huni, dan kami akan segera memulai proses perbaikan mulai besok. Semoga ini bisa membantu meringankan beban beliau,” ujar Iptu Bayu.











































