REAKSINEWS.COM || LEBAK – Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya buka suara soal hengkangnya PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 dari Rangkasbitung yang membuat 1.100 pekerja kehilangan pekerjaan.
Orang nomor satu di Lebak itu mengaku curiga, kepergian pabrik sepatu asal Korea Selatan itu bukan hanya gara-gara kontrak sewa gedung habis, melainkan ada aktor atau oknum yang membuat iklim investasi di Lebak tidak kondusif.
Diketahui, PT PWI 6 resmi berhenti beroperasi pada Oktober 2026 setelah kontrak sewa gedung tidak diperpanjang. Sebelum tutup, perusahaan telah melakukan PHK bertahap terhadap 1.100 karyawan sejak akhir 2025 hingga Oktober 2026.
Namun bagi Bupati Hasbi, alasan habis kontrak terlalu sederhana untuk sebuah perusahaan sebesar PWI hengkang dari Lebak.
“Sebagai kepala daerah, saya minta ini jangan hanya dilihat dari satu sudut pandang saja. Kalau di media disebutkan kontraknya tidak diperpanjang, nah tidak bisa dipandang dari aspek itu saja,” ujar Hasbi seusai menghadiri pembukaan Nobu Bank di Jalan RT Hardiwinangun, Rangkasbitung, Senin (26/10/2026).
Hasbi menduga ada faktor lain yang harus ditelusuri. Ia menyinggung kemungkinan adanya gangguan dari oknum-oknum tertentu yang membuat perusahaan tidak nyaman beroperasi di Lebak.
Menurutnya, jika benar ada gangguan, hal itu sangat berbahaya bagi kepercayaan investor lain yang ingin berinvestasi di Kabupaten Lebak.
“Mungkin saja perusahaan berbisnis dengan gangguan dari oknum sehingga berdampak pada iklim investasi yang menjadi tidak kondusif, dan persoalannya bukan hanya soal kontrak dengan pemilik pabrik habis, melainkan banyak sudut pandang,” tegasnya.
Bupati menegaskan, investor butuh kepastian, rasa aman, dan perlindungan hukum dalam menjalankan usahanya. Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk berkoordinasi menjaga iklim usaha yang kondusif.
“Kalau iklimnya diganggu, yang rugi kita semua. Masyarakat kehilangan lapangan kerja,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak, Rully Chaeruliyanto, sebelumnya membenarkan sekitar 1.100 karyawan terkena PHK akibat penutupan pabrik tersebut.
Kini pemerintah daerah memastikan akan mengawal hak-hak pekerja yang di-PHK agar dipenuhi sesuai aturan.
Di balik hengkangnya PT PWI 6, publik kini menunggu: siapa aktor yang dimaksud Bupati? Benarkah ada oknum yang bermain hingga pabrik sepatu raksasa itu memilih angkat kaki dari Lebak?
Penulis : (NA)
Editor : Redaksi




































