REAKSINEWS.COM || LEBAK – Kabar gembira datang dari Desa Sangkanmanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Warga Kampung Tarisi dan Kampung Cipancar kini bisa bernapas lega setelah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) selesai dikerjakan.
Kehadiran fasilitas air bersih tersebut menjadi jawaban atas kesulitan air yang selama ini dirasakan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Desa Sangkanmanik, H. Jaya, mengatakan pembangunan SPAM ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di dua kampung tersebut.
“Semoga fasilitas air bersih dari Program SPAM ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama masyarakat Kampung Tarisi dan Kampung Cipancar,” ujar H. Jaya saat ditemui di Kantor Desa Sangkanmanik, Rabu (21/10/2026).
H. Jaya juga mengimbau warga agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Untuk pembagian pemanfaatan, pihaknya telah membuat kesepakatan bersama antara dua kampung.
“Karena penggunaannya dibagi untuk dua kampung, sesuai dengan kesepakatan bersama, pagi hingga siang hari digunakan oleh Kampung Tarisi, sedangkan siang sampai malam hari oleh Kampung Cipancar. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk ikut merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Sementara itu, warga dari kedua kampung menyambut bahagia selesainya pembangunan SPAM tersebut. Mereka mengaku sangat bersyukur karena kini tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih.
“Alhamdulillah, sekarang kami tidak kesulitan lagi untuk memperoleh air bersih. Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Desa serta Pemerintah Kabupaten Lebak yang telah memberikan fasilitas air bersih melalui Program SPAM ini di kampung kami. Kami juga berjanji akan merawatnya,” ujar salah seorang warga Kampung Tarisi dengan wajah bahagia.
Dengan selesainya pembangunan SPAM tersebut, masyarakat berharap fasilitas air bersih itu dapat terus berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat secara berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan hidup warga di kedua kampung.
Penulis: (Dra)




































