REAKSINEWS.COM || LEBAK – Polsek Panggarangan Polres Lebak melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (Poldik) di SMAN 1 Panggarangan, Kabupaten Lebak, pada Selasa (20/10/2026) pukul 07.30 WIB.
Kegiatan yang merupakan implementasi program Quick Wins Presisi Kapolri ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin didampingi personel Bhabinkamtibmas. Turut hadir Kepala Sekolah SMAN 1 Panggarangan beserta dewan guru, staf TU, dan ratusan siswa-siswi.
Dalam arahannya, AKP Acep Komarudin memberikan pembinaan dan penyuluhan terkait isu-isu yang dekat dengan dunia remaja. Ia mengajak para pelajar untuk menolak ajakan aksi demonstrasi yang tidak bertanggung jawab dan berpotensi anarkis, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja seperti tawuran antar pelajar, perundungan (bullying), dan penyalahgunaan narkoba.
“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Fokus utama saat ini adalah belajar, taat aturan sekolah, disiplin, dan saling menghormati antar teman. Jangan mudah terprovokasi ajakan yang merugikan masa depan kalian sendiri,” ujar Kapolsek di hadapan para siswa.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek juga memperkenalkan layanan Call Center Polri 110. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh siswa, guru, maupun masyarakat umum untuk melaporkan kejadian darurat atau membutuhkan kehadiran polisi secara cepat dan gratis.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, pertanyaan, serta masukan terkait situasi keamanan di lingkungan sekolah maupun tempat tinggalnya.
Kapolsek Panggarangan menegaskan bahwa kehadiran Polri di lingkungan pendidikan adalah wujud kepedulian untuk membangun kedekatan dengan generasi muda, sekaligus menciptakan rasa aman.
“Melalui Poldik ini, kami berharap siswa memahami betul dampak buruk dari tawuran, narkoba, dan bullying. Kami ingin bersama-sama mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif untuk belajar,” pungkasnya.
Polsek Panggarangan berkomitmen akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, sebagai upaya mewujudkan Polri yang Presisi. (NA)




































