REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Rihlah Edukatif Majelis Darul Haddad pimpinan Al-Habib Husein bin Jafar al Haddad Bersama Komunitas Yatim Dhuafa zakaria Team Ciput Menghadiri Haul Solo Ke 115 Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsy.
Selain itu dari luar negeri jamaah 2 juta lebih maulid nabi muhammad 1448 H. Jemaah Darul Haddad Setiap Tahun Selalu menghadirinya.
Ketua panitia Rihlah Edukatif Ziarah, Bang H Zakaria dan bang wawan Ciput bersama Pimpinan Ziarah Al Habib Husein bin Jafar Al haddad, Habib Salim bin Umar Al hamid, Habib Taufik bin Abdul Rahman Al habsy.
Bang H zakaria mengucapkan terimakasih ke pada jamaah yang ikut haul solo semoga tahun depan bisa ikut lagi Di haul berikutnya.
Puncak haul kemudian diisi dengan pembacaan Maulid Simtudduror serta tausiyah keagamaan. Para ulama yang hadir mengajak jamaah untuk mengambil keteladanan dari kehidupan Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi, terutama dalam hal akhlak mulia, perjuangan, serta semangat menyampaikan dakwah.
Pesan tersebut menjadi salah satu inti kegiatan, yakni menjadikan peringatan haul bukan hanya sebagai momentum mengenang seorang ulama, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf dari Pasuruan.
Dalam munajatnya, Habib Taufiq mengajak jamaah memohon kepada Allah SWT agar membuka hijab yang menutup hati sehingga kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW semakin kuat.
Dengan penuh haru, ia juga mendoakan agar jamaah yang hadir beserta anak-anak mereka senantiasa mendapatkan keberkahan, menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, serta memperoleh penjagaan dan ridha Allah SWT di tengah kehidupan akhir zaman.
Doa tersebut disambut suasana penuh haru. Sebagian jamaah larut dalam munajat, menundukkan kepala dan mengikuti doa hingga rangkaian puncak Haul ke-115 Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi berakhir.
Kehadiran ribuan jamaah dari berbagai daerah menunjukkan kuatnya tradisi haul sebagai ruang silaturahmi sekaligus momentum untuk mengenang keteladanan ulama. Dari Solo, pesan yang kembali digaungkan adalah pentingnya menjaga akhlak, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta meneruskan semangat dakwah dan kebaikan kepada generasi berikutnya.




































