REAKSINEWS.COM || LEBAK – Sikap tidak profesional dipertontonkan Kepala Satgas dan Kepala Tim (Katim) Satgas Penertiban angkutan tanah merah Kabupaten Lebak. Saat dimintai konfirmasi terkait penertiban kendaraan angkutan tanah yang kerap membandel melanggar jam operasional, keduanya terkesan saling lempar tanggung jawab.
Kepala Satgas Penertiban Abdul Rozak saat dikonfirmasi mengarahkan awak media untuk menghubungi Johan selaku Kepala Tim Satgas. Namun mirisnya, saat Johan dihubungi via pesan WhatsApp kembali meminta untuk menghubungi tim pelaksana tugas.
Sikap saling lempar tanggung jawab ini justru terjadi disaat puluhan kendaraan truk besar bermuatan tanah merah nekat parkir liar di bahu Jalan Raya Cipanas – Rangkasbitung. Kondisi ini sudah sangat meresahkan pengguna jalan dan berpotensi besar menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Warga pun semakin resah melihat pembiaran ini. Mereka menilai Satgas yang diketuai oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Lebak tidak serius dalam menjalankan tugas penertiban.
“Ini sudah keterlaluan. Truk tanah parkir sembarangan di bahu jalan, melanggar jam operasional, tapi malah tidak ada tindakan apapun. Kemana ketegasannya mereka selaku pihak yang berkopenten dalam hal ini?” geram salah satu pengguna jalan.
Masyarakat mendesak pihak-pihak terkait yang memiliki kewenangan agar segera mengambil langkah tegas melakukan penertiban serta penindakan bagi para sopir yang tetap melanggar aturan jam operasional yang telah ditetapkan.
Jangan hanya Satlantas Polres Lebak yang terlihat bekerja siang malam, sementara Dishub sebagai Ketua dan Wakil Ketua Satgas terkesan tutup mata. (Na)




































