REAKSINEWS.COM || LEBAK BANTEN – Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sejauh ini telah rampung di bangun, dan suda berdiri. Sedangkan legalitas koperasi melalui notaris juga telah tersedia.
Sementara keanggotaan masyarakat telah disusun dengan maksimal, amun ironinya hingga saat ini belum nampak aktifitas yang berlangsung di gedung KDM sehingga masyarakat masih menunggu kepastian kapan seluruh fasilitas tersebut benar-benar mulai digunakan dan memberikan manfaat secara nyata.
“Kapan KDMP mulai beroperasi, konsep pengelolaannya seperti apa, dan apa manfaat langsung yang akan diterima masyarakat sebagai anggota?” Papar salah satu warga penuh tanya.
Pertanyaan tersebut menjadi semakin relevan seiring adanya rencana keterlibatan PT Agrinas Pangan Nusantara dalam ekosistem pengelolaan pangan KDMP.
Pemerintah sebelumnya menjelaskan bahwa KDMP diarahkan antara lain sebagai pusat distribusi pangan dan offtaker hasil produksi masyarakat desa.
Karena itu, masyarakat membutuhkan penjelasan terbuka mengenai pembagian peran antara Koperasi, Pengurus, Anggota Masyarakat, Pemerintah Desa, dan pihak Pengelola seperti Agrinas, termasuk mekanisme usaha, pengadaan barang, penyerapan hasil pertanian, serta bagaimana keuntungan atau manfaat ekonomi kembali kepada anggota koperasi.
Jangan sampai pembangunan fisik sudah selesai, legalitas sudah ada, anggota sudah terbentuk, tetapi kegiatan ekonominya belum berjalan tanpa kejelasan jadwal dan konsep operasional yang jelas.
Masyarakat bukan hanya membutuhkan gedung yang berdiri megah. Masyarakat membutuhkan koperasi yang hidup, transparan, produktif, dan benar-benar memberikan manfaat.
Untuk itu, masyarakat berharap Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, Pengurus KDMP, serta pihak terkait dapat memberikan informasi secara terbuka:
Kapan KDMP mulai beroperasi? Apa konsep usaha yang akan dijalankan? Bagaimana posisi dan fungsi Agrinas? Apa hak dan peran masyarakat sebagai anggota? Dan bagaimana manfaat ekonomi KDMP akan kembali kepada masyarakat?
Masyarakat menunggu kepastian, bukan sekadar menunggu gedung dibuka, dan OMON OMON belakang.
(Mjd)




































