REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki membuka langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Teras Cipelang Herang (Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh) pada Selasa, 11 Agustus 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah.
Skala dan sebaran lokasi
– Program GPM tahun ini ditargetkan berlangsung di 35 lokasi yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Sukabumi; sejumlah pemberitaan menyebut target perluasan hingga 36 titik untuk menjangkau lebih banyak warga.
– Dengan memperbanyak titik dan meningkatkan frekuensi pelaksanaan, Pemkot berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pangan dengan harga terjangkau di berbagai wilayah kota.
Komoditas dan mekanisme harga
– Komoditas yang disediakan dalam GPM antara lain beras, minyak goreng, dan daging ayam, dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
– Secara umum, selisih harga pada GPM di Kota Sukabumi berkisar sekitar Rp2.000 per item karena adanya subsidi/insentif harga yang disiapkan pemerintah daerah bersama distributor pangan.
– Pada pelaksanaan sebelumnya, Bulog juga menyalurkan beras SPHP dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) di setiap kecamatan, sebagai bagian dari paket stabilisasi harga.
Tujuan kebijakan
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemkot Sukabumi untuk:
– Menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat, terutama saat tekanan inflasi meningkat.
– Melakukan intervensi harga secara lebih rutin; DKP3 menargetkan GPM digelar sekitar 4–8 kali dalam sebulan agar dampak stabilisasi harga lebih terasa.




































