REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Suasana haru pecah di kediaman Hendra yang akrab disapa Henhen Ketua RW 02 Kelurahan Cikondang, Jumat 13.30 WIB. Bukan karena duka, tapi karena bahagia. Puluhan pasang mata lansia berkaca-kaca saat menerima amplop putih berisi santunan dana hibah Rp100 ribu langsung dari tangan Camat Citamiang, H. Aries Ariandi, S.IP., M.Si.
Momen mengharukan itu terjadi saat Camat Aries yang didampingi Lurah Cikondang Aden Dendalaga, S.IP., M.Si, Staf kecamatan, dan jajaran LLI, menyambangi rumah RW 02. Kedatangan mereka bukan tanpa sebab: membawa amanah tulus dari Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, untuk lansia prasejahtera
“Jangan dilihat nilainya ya bapak-ibu. Seratus ribu mungkin tak seberapa. Tapi ini bukti, Bapak Ayep Zaki Wali Kota sayang sama orang tua kita di sini. Pemerintah hadir,” ucap Camat Aries sambil tersenyum ramah disambut anggukan dan senyum sumringah para lansia.
Ia pun meminta maaf karena baru bisa menyalurkan bantuan siang itu. “Dua hari kami muter-muter keliling 5 kelurahan. Biar semua kebagian. Mohon doanya biar kami pada sehat,” tambahnya sambil menyalami satu per satu warga yang mayoritas sudah renta.
Tahun ini, penerima hibah memang menyusut. Jika sebelumnya lebih banyak, kini hanya 415 orang se- Kecamatan Citamiang yang berhak. Syaratnya ketat: harus masuk kategori Desil 1 sampai Desil 4, kategori warga paling membutuhkan versi Dinsos.
Meski nominalnya kecil, makna bantuan itu besar di mata warga. Mak Ocih, 85 tahun, tak kuasa menahan air mata. Tangannya gemetar saat menerima amplop. “Alhamdulillah, hatur nuhun pisan ka Pak Wali Ayep Zaki, ka Pak Camat, ka Pak Lurah. Sanes ningali artosna, tapi emak ngaraos diperhatikeun pamarentah. Kadeudeuh,” ucapnya lirih dalam bahasa Sunda.
Doa pun mengalir dari bibir-bibir renta lainnya. “Mugi-mugi Pak Wali, Pak Camat, Pak Lurah, Ketua RW 02 sadayana disarehatkeun, dipanjangkeun yuswana, dilancarkeun tugasna. Sing janten pemimpin anu amanah,” ucap Abah Kirman, 78 tahun, sambil menengadahkan tangan.
Bagi mereka, Rp100 ribu itu bukan sekadar uang. Itu adalah pengakuan. Bahwa di usia senja, mereka tidak dilupakan oleh pemerintahnya. Dari rumah sederhana di Cikondang, pesan kasih sayang itu sampai ke hati paling dalam.
Redaksi




































