REAKSINEWS.COM || Kota Sukabumi telah Berhasil Penanganan Inflasi dan berkontribusi terhadap Pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi.
Capaian Inflasi Kota Sukabumi:
– Inflasi Mei 2026: 2,88% (lebih rendah dari inflasi Jawa Barat)
– Strategi Penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemantauan harga kebutuhan pokok rutin, dan langkah strategis pengendalian inflasi
Penghargaan ini merupakan apresiasi pemerintah pusat terhadap keberhasilan Pemkot Sukabumi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat dan mengendalikan laju inflasi daerah, yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat
Berikut adalah keuntungan penanganan inflasi yang berhasil diraih Kota Sukabumi hingga meraih Penghargaan Terbaik II tingkat Jawa-Bali :
– Menjaga Stabilitas Harga. Harga kebutuhan pokok masyarakat tetap stabil dan terjangkau. Melindungi Daya Beli Masyarakat Inflasi terkendali (2,88% pada Mei 2026) menjaga kekuatan belanja warga.
– Mendorong Pertumbuhan UMKM. Pengendalian inflasi efektif membuka peluang pertumbuhan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
– Meningkatkan Kesejahteraan Pengendalian inflasi berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga masyarakat.
![]()
– Penghargaan & Apresiasi. Mendapat apresiasi Rp2 miliar dari Kemendagri sebagai pemda berprestasi.
– Fondasi Pembangunan. Menunjukkan arah pembangunan berjalan sesuai target dan memberikan hasil positif.
Dampak Ekonomi Nyata :
– Inflasi rendah (2,88% pada Mei 2026) lebih rendah dari rata-rata Jawa Barat
– Ketersediaan dan distribusi pangan lancar, memastikan pasokan kebutuhan pokok aman.– Mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
– Memberikan motivasi untuk memperkuat pengendalian inflasi demi menjaga daya beli.
Kata Wali Kota Ayep Zaki, “Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi demi menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat”
“Yang lebih penting adalah memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat: penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan, penurunan stunting, maupun penghapusan kemiskinan ekstrem”
Pengendalian inflasi bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi menyangkut kesejahteraan keluarga dan ketahanan pangan masyarakat Kota Sukabumi.












































