REAKSINEWS.COM || SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi memanfaatkan momentum kunjungan delegasi pencak silat asal Italia sebagai panggung diplomasi budaya. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menerima langsung rombongan tersebut di Balai Kota Sukabumi, Rabu (20/5/2026).
Delegasi yang tergabung dalam Yamusprasi itu datang bukan sekadar kunjungan seremonial. Mereka mengikuti rangkaian workshop dan pembelajaran intensif seni bela diri tradisional yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Dzikir Kodol Alfath.
Kehadiran pimpinan Pondok Pesantren Alfath beserta jajaran menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada latihan fisik, tetapi juga pengenalan nilai-nilai kultural dan spiritual yang melekat dalam pencak silat.
Dalam sambutannya, Bobby menilai kedatangan delegasi asing tersebut sebagai sinyal kuat meningkatnya daya tarik budaya lokal di mata dunia. Ia menyebut, antusiasme peserta asal Italia menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sukabumi.
“Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang pertukaran nilai dan identitas budaya,” ujarnya.
Selama di Sukabumi, para peserta mengikuti pelatihan “Pencak Silat Sang Maung Bodas”, aliran yang menjadi salah satu representasi khas daerah. Selain itu, mereka juga diajak menelusuri jejak sejarah dan budaya melalui kunjungan ke Museum Prabu Siliwangi serta menyaksikan pertunjukan tradisional seperti bola leungeun seuneu.
Tak kurang dari 20 peserta ambil bagian dalam program ini, menunjukkan minat yang serius terhadap kekayaan budaya Nusantara, khususnya dari Sukabumi.
Bobby berharap, kunjungan ini tidak berhenti sebagai agenda jangka pendek. Ia mendorong terbentuknya kolaborasi budaya berkelanjutan yang membuka peluang lebih luas bagi Sukabumi sebagai destinasi wisata budaya kelas internasional.
Di penghujung acara, Pemerintah Kota Sukabumi menyerahkan cinderamata kepada perwakilan delegasi sebagai simbol persahabatan dan penghormatan atas ketertarikan mereka terhadap budaya lokal.












































