REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Aliansi Keberagaman Sukabumi angkat suara keras. Masjid Cisayar Nyalindung mangkrak tak bertuan. Padahal, anggaran APBD 2022 senilai Rp1.883.376.000 sudah dicairkan untuk pembangunannya.
DANA 1,8 MILIAR LEBIH, UMMAT DIRUGIKAN!
Data LPSE Kabupaten Sukabumi jelas: Paket Pembangunan Masjid Cisayar, Kode Lelang 21387609, dikerjakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Pagu Rp1,88 Miliar. Tahap saat ini: Tender Sudah Selesai, 07 September 2022 – 06 Oktober 2022.
Tapi lihat kondisi sekarang? Beton telanjang, tanpa atap, tanpa jamaah.Mangkrak.Duit umat jadi rongsokan.
“CING ATUH DUIT MASJID MAH….”
Jeritan ini bukan cuma keluhan. Ini teriakan marah umat yang merasa dikhianati. Uang infak, zakat, dan APBD yang sejatinya untuk rumah Allah, ternyata jadi bancakan proyek mangkrak.
Aliansi Keberagaman Sukabumi MENGGUGAT! Ketua dan jajaran tegas menuntut:
“USUT TUNTAS KASUS KORUPSI DANA PEMBANGUNAN MASJID CISAYAR! PERIKSA SEMUA PIHAK YANG BERTANGGUNG JAWAB! SELAMATKAN DANA UMAT, STOP KORUPSI DI SEKTOR PUBLIK!”
NILAI UNTUK PEMUKA AGAMA & PEJABAT: MALU PADA ALLAH!
“Kalimat Haq di Hadapan Penguasa Zalim” – Hadits Tirmidzi yang terpampang di poster itu tamparan keras buat kita semua.
Wahai para Kiai, Ulama, Tokoh Agama Sukabumi:
Diamnya kalian hari ini sama dengan membiarkan rumah Allah dihina. Masjid mangkrak, tapi mimbar tetap dipakai untuk ceramah amanah. Di mana suara kalian? Takut kehilangan proyek? Atau takut kehilangan jabatan?
Wahai Bupati, Kadis PU, Inspektur Sukabumi:
Uang 1,8 Miliar itu bukan uang pribadi. Itu pajak rakyat + amanah umat.
Jika kalian diam, kalian ikut menanggung dosa memakan harta umat. Ingat, neraka menunggu para pengkhianat amanah.
Masjid dibangun untuk ibadah, bukan untuk jadi proyek bancakan!
TUNTUTAN ALIANSI KEBERAGAMAN SUKABUMI:
1. Kejari Sukabumi & KPK: Segera turun, audit, dan tetapkan tersangka.
2. Bupati Sukabumi: Buka data siapa kontraktor, siapa PPK, siapa yang tanda tangan. Jangan sembunyi.
3. MUI & DMI Sukabumi: Keluar dari zona nyaman. Bela umat, bukan bela pejabat.
TAKBIR – ALLAHU AKBAR!
SUARA UMAT, TANGGUNG JAWAB BERSAMA!
Timred
“Jika ulama diam, maka syaitan berbicara. Jika pejabat diam, maka koruptor berpesta.”











































