REAKSINEWS.COM || SUKABUMI — Semangat gotong royong kembali terlihat di wilayah Kecamatan Warungkiara. Babinsa Desa Bantarkalong, Sertu H. Agus dari Koramil 2203/Warungkiara Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, bersama Relawan Mantab 03 dan warga Kampung Lebak Muncang, Desa Bantarkalong, melaksanakan kegiatan kerja bakti pembangunan jembatan swadaya masyarakat pada hari ini.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan warga, khususnya akses jalan penghubung antar-kampung di wilayah Desa Bantarkalong.
Sertu H. Agus menjelaskan, bahwa pembangunan jembatan ini murni hasil swadaya masyarakat dengan dukungan tenaga dari para relawan dan Babinsa. “Kami bersama warga berinisiatif membangun jembatan ini karena selama ini akses jalan menuju kebun dan permukiman sering terhambat, terutama saat musim hujan. Jembatan ini nantinya akan mempermudah aktivitas warga dalam membawa hasil pertanian dan meningkatkan mobilitas ekonomi desa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sertu H. Agus menegaskan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. “TNI hadir di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu dalam pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Semoga jembatan ini dapat bermanfaat bagi seluruh warga,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat, Bapak Dedi, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa dan relawan dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa dan Relawan Mantab 03 yang sudah turun langsung membantu. Pembangunan jembatan ini sangat berarti bagi kami, dan semoga semangat gotong royong ini terus terjaga,” ungkapnya.
Pembangunan jembatan swadaya ini menggunakan material sederhana hasil sumbangan masyarakat setempat. Meski dikerjakan secara manual, namun semangat kebersamaan membuat pekerjaan berjalan lancar dan penuh antusiasme.
Dengan adanya jembatan baru ini, warga berharap akses antar-dusun di Desa Bantarkalong semakin mudah, terutama bagi anak-anak sekolah dan petani yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Reporter : Jul











































