REAKSINEWS.COM || Keterpurukan ekonomi bisa saja dialami oleh siapa saja, termasuk yang dialami oleh Hendrik Permana Wibawa (50) mantan pelaku UMKM yang bergerak di bidang konveksi dan juga mantan ketua RT 01/11 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, saat ini, tak lagi mampu untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Ditengah keterpurukan ekonomi, Hendrik tetap berusaha untuk mencari pekerjaan, namun dikarena usia sudah tak muda lagi sehingga sulit untuk mendapatkannya.
“Awal kebangkrutan usaha saya terasa sejak dua tahun terakhir ini, hingga habis dan bahkan rumah tempat tinggal pun sudah tergadai tetangga sebesar 40 juta rupiah,” ungkap Hendrik bapak tiga anak ini, Minggu (27/07/2025).
Lanjut Hendrik, sebagai kepala rumah tangga saya tetap berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga, untung masih ada rekan dan teman yang sering membantu disaat kondisi seperti ini. Tapi itu, tidak mungkin setiap hari kerena mereka juga butuh untuk kelurga mereka.
“Saya bertahan hidup atas bantuan rekan dan teman karib, atas kondisi yang saya alami saat ini, bahkan tetangga dan keluarga tidak tahu kondisi ekonomi saya saat ini,” kata dia.
Hendrik menceritakan, pernah waktu itu, karena tak memiliki beras di rumah ia terpaksa malam-malam harus mencari singkong yang ditanam di tanah orang untuk dimasak.
“Karena yang tak ada yang dimakan, perut lapar terpaksa saya kebelakang rumah ngambil singkong yang ditanam di tanah milik tetangga,” ujarnya saking tak memiliki uang dan beras di rumah.
Ia juga mengungkapkan, bahwa istri dan anaknya selalu sabar dengan kondisi yang dialami keluarga saat ini.
“Istri saya hanya sebagai guru ngaji di salah satu madrasah, dan alhamdulillah dengan honor yang di terima sebesar 200 ribu rupiah per tiga bulan sangat membantu ekonomi keluarga,” tambahnya.
“Hari ini, saya masih bingung belum dapat rejeki untuk memenuhi kebutuhan keluarga, padahal beras di rumah sudah tidak ada, makanya saya kadang-kadang sedih harus berbuat apa, walaupun badan saya besar seperti ini, tapi itu tak jadi jaminan bahwa saya bisa menghasilkan uang hari ini,” kata dia.
Sementara itu, Nuryadin teman dekat hendrik dan juga selaku ketua RT 03/12 Kampung Pasir kolotok Kel/Kec Cibadak, mengatakan, bahwa seperti apa yang disampaikan oleh temannya itu benar adanya. Ia sedang mengalami krisia ekonomi akibat usaha yang ia geluti tidak berjalan lagi.
“Itu benar dan bukan rekayasa, saya sering membantu seadanya kalau saya punya rejeki. Dia orang yang baik, tapi kini kondisinya butuh bantuan, anaknya dua orang di MAN dan satu kuliah, ngak kebayang berapa biayanya, padahal sekarang di semester akhir, sedangkan bapaknya sudah bangkrut usahanya. Wajar kalau dia membutuhkan bantuan biar bisa bangkit lagi,” ungkap Nuryadin.
Nuryadin berharap, agar temannya ini segera mendapatkan bantuan baik dari pemerintah dan juga orang-orang baik diluar sana. Dan yang bersangkutan saya dengar juga tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Mudah-mudahan ada yang membantu untuk kebutuhan pokok dan juga modal usaha,” harapnya.











































