Reaksinews.com || Sukabumi – Aroma Bau busuk Dana Bansos/Aspirasi DPRD Kota Sukabumi perlahan mencuat ke publik.
Hal itu tercium oleh Kaedi Ketua GRIB dan Ayang Dobeh yang saat ini bergabung di LSM Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu ( GRIB ).
Saat bincang – bincang di Sekretariat Media Reaksinews.com. Kaedi dan Ayang Dobeh mengutarakan keinginan nya untuk menelusuri Dana Bansos/Aspirasi DRPD Kota Sukabumi tersebut kira – kira kemana saja ngalir nya.
Sebab Kaedi dan Ayang Dobeh mendapatkan informasi dari masyarakat tentang pengunaan Dana Bansos itu tak jelas juntrungannya. patut diduga dijadikan ajang Bancakan untuk memperkaya diri para oknum Dewan dan kelompok nya. sementara kelompok usaha bersama ( KUBE ) yang dijadikan tumbal, alias kuli mencairkan Dana Bansos nya aja.
Kepada awak media, Ayang membeberkan, pengalaman nya saat ada salah satu KUBE Mie Aci dapat Bansos DPRD dapil 2 BACILE : Baros, Ciberem dan Lembursitu, waktu itu cair 50jt melalui Bank BJB. KUBE Mie Aci cuma di kasih 5jt kemudian sisanya 45jt diambil oleh oknum Dewan. kan itu perilaku koruptif, kasian itu Mie Aci harus melaporkan di LPJ ke Pemda nya tetap 50jt.
Berangkat dari pengalaman tersebut Ketua DPC GRIB Kota Sukabumi, Kaedi dan Ayang Dobeh ingin menelusuri Dana Bansos tersebut.
“Dalam waktu dekat rencana dia mau silaturahmi kepada Ketua DPRD Kota Sukabumi dan jajaran nya skaligus untuk mengkonfirmasi nya. Karena Bansos DPRD per Dewan itu kurang lebih 200jt nilainya pertahun,” ujarnya.
Taofik
Kabiro Kota Sukabumi











































