REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Terkait adanya insident oknum ASN saat di konfirmasi oleh awak Media yang terkesan arogan dan sudah keluar dari kode etik dan kedisiplinan sebagai kepegawaian.
Hal ini menuai sorotan dari berbagai pihak salah satunya pemerhati pendidikan, aktifis dan salah satu LSM di Sukabumi, dan menurutnya sangat di sayangkan karena sudah merusak Marwah oknum kepegawaian Negeri.
Adapun untuk pihak Dinas terkait yang selama ini belum ada tindak lanjut dan bentuk teguran hal ini terkesan ada pembiayaran bagi oknum sosok Pendidik yang dimana sebagai leading sektornya di Dinas pendidikan kabupaten Sukabumi.
Saat pihak media konfirmasi menanyakan bagaimana tindak lanjutnya sampai sudah diterbitkan beberapa kali pemberitaan, sampai saat ini Dinas terkait belum memberikan informasi untuk menindak lanjuti hal tersebut.
Maka dari itu, awak media konfirmasi ke BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia), Ganjar selaku sekban menyampaikan.
ketika ada yang melanggar kode etik kalau sudah melanggar perilakunya baru pihak dari kita yang akan menindaklanjuti, tetapi untuk terkait posisi jabatan itu Disdik yang harus menindak lanjut terlebih dahulu, “Ucapnya Senin (18/11/24) di kantor BKPSDM.
Lanjut ia, kami dari pihak BKPSDM akan koordinasi dulu sama dinas pendidikan menanyakan hal ini, rekan-rekan media akan diberi kabar tunggu aja sampai hari Rabu.
“Kami mohon untuk rekan-rekan Media menunggu waktu, “ungkap Ganjar.
Tapi sampai saat ini dari pihak BKPSDM belum ada meberikan informasi yang sudah menjanjikan, hal tersebut terkesan kinerja Dinas terkait lamban, Minggu (23/11/24).
(LF)











































