REAKSINEWS.COM || Memasuki masa sidang pertama tahun 2024-2025, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra Teddy Setiadi menggelar reses. Hal ini dilakukan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait harapan pembangunan Kabupaten Sukabumi Kedepan.
Kegiatan tersebut bertempat di Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi. Dalam acara tersebut, Teddy Setiadi bertemu dengan perwakilan dari RT, RW, LPM, dan semua lembaga yang ada di Desa Langensari.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Teddy Setiadi menyampaikan, Alhamdulillah, saya bisa bertemu dengan semua perwakilan dari RT, RW, LPM, dan semua lembaga yang ada di Desa Langensari. Banyak usulan aspirasi yang diajukan, terutama di dunia pendidikan, seperti insentif untuk guru ngaji dan lembaga RT/RW,” kata Teddy Setiadi kepada awak media.
Lebih Lanjut Teddy Setiadi menjelaskan, bahwa reses ini merupakan kesempatan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.
“Sebenarnya, saya sudah berkomunikasi dengan beberapa desa di Kabupaten Sukabumi. Desa-desa ini sudah melaksanakan hasil musrenbang desa. Nanti, saya tinggal komunikasikan dengan kepala desa mana skala prioritas yang bisa diperjuangkan di tahun 2025,” bebernya.

Bahwa semua usulan aspirasi masyarakat adalah prioritas. Bagi saya, semua usulan aspirasi masyarakat adalah prioritas. Namun, kita harus kembalikan lagi dengan anggaran yang ada. Nanti, saya akan koordinasi dengan kepala desa mana yang menjadi skala prioritas.
Hal ini terkait infrastruktur Teddy Setiadi menyebutkan, beberapa usulan seperti PJU, sekolah, dan jalan lingkungan. “Isu lingkungan tidak ada yang spesifik, hanya usulan-usulan umum seperti jalan lingkungan dan insentif untuk guru PAUD, Kegiatan reses ini berlangsung selama tiga hari,” tambahnya.
Namun Teddy Setiadi menegaskan, bahwa di luar reses resmi, ia juga banyak menampung aspirasi masyarakat. “Reses ini hanya agenda resmi, tapi di luar agenda resmi pun saya banyak menampung aspirasi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan harapan kepada masyarakat agar terus memberikan doa dan dukungan. “Mudah-mudahan apa yang menjadi aspirasi masyarakat bisa saya realisasikan,” harapnya.
Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Desa Langensari, Anda Supriadi, menyampaikan, rasa syukur atas adanya reses ini. “Alhamdulillah, dengan adanya reses ini, insya Allah ke depannya bisa menjadi bahan acuan untuk Pak Dewan. Di Desa Langensari banyak sekali fasilitas yang belum terealisasi, terutama di bidang pendidikan,” tambahnya.
Lanjutnya Supriadi menambahkan, bahwa di Desa Langensari terdapat tiga lembaga pendidikan, yaitu SD, SMP, dan Aliyah.
“Karena posisinya ke Departemen Keagamaan, terutama tingkat Aliyah di Kabupaten, anggarannya harus ke tingkat pusat. Mudah-mudahan ini menjadi bahan untuk Pak Dewan ke depannya,” tambahnya.
(Red)












































