ReaksiNews.com || Sebagai organisasi Perempuan, kohati turut serta mengawal demokrasi secara aktif di wilayah jawa barat. Dengan Sekolah demokrasi perempuan (SDP) ini kohati sama-sama mengawal untuk keberhasilan pemilu yang dimana perempuan juga memiliki kesempatan untuk membangun sebuah kapasitas menjadi seorang pemimpin maka harus ditingkatkan keterampilan kepemimpinan perempuan itu dalam kegiatan SDP ini.
Pemimpin perempuan perlu berbekal keilmuan agar mereka bisa memimpin dan mengambil peran penting dalam kebijakan public yang berfokus pada kebermanfaatan untuk perempuan.
Sekolah Demokrasi Perempuan dengan tema “Strategi Efektif untuk Meningkatkan Keterlibatan Perempuan dalam Proses Demokrasi Pilkada di Jawa Barat 2024”.
”Partisipasi perempuan dalam proses demokrasi, khususnya pada Pilkada mendatang ini tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengambil keputusan dan pemimpin politik. Merupakan kunci dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif dan adil. Juga akan membawa perspektif baru dan solusi yang lebih beragam dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, baik di tingkat lokal maupun nasional” ujar Silmi Hannandita sebagai ketua pelaksana.
Sehingga kegiatan SDP ini di ikuti oleh perwakilan Kader Kohati Cabang Kabupaten/Kota Sewilayah badan Koordinasi jawa barat. Dengan rangkaian kegiatan 3 hari Forum Diskusi di Jatinangor.
Disambung dengan Ketua Umum Kohati Badko Jabar, Hana Muhamad bahwa beliau percaya bahwa suara perempuan adalah suara perubahan.
“Mengenai Perempuan adalah hal yang seksi, sehingga dalam pesta demokrasi Saya percaya bahwa suara perempuan adalah suara perubahan, ketika Perempuan hari ini mau bersuara, berkarya dan mau berkontribusi maka Indonesia Emas 2045 bisa kita raih. Pun sebaliknya jika perempuan hari ini tidak mau mengambil peran itu, bersiaplah untuk benar mengahadapi Indonesia Cemas,” tambahnya.
Kegiatan SDP ini tentunya dengan support penuh dari HMI Badko Jabar. “Saya berharap bahwa kader kohati ini terus aktif mengikuti training2 bukan hanya dalam internal KOHATI-HMI, agar kita bersama-sama mewujudkan demokrasi yang berkeadilan gender. Tentunya dengan keilmuan dan peran aktif Perempuan hari ini muncul dari Kader Kohati.” Ujar Ketua Umum HMI Badko jabar, Siti Nurhayati.
(HMI)











































