ReaksiNews.com || Tanggal 5 Agustus 2024 sampai 8 September 2024, mahasiswa semester 6 Institut Madani Nusantara tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), salah satunya bertempat di Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari aparat pemerintahan Desa Semplak, terdapat satu kampung yang mayoritasnya merupakan pengrajin bambu, yaitu kampung Batu Sirap, tepatnya di kedusunan Kabandungan, Sabtu (10/8/2024).
Para mahasiswa KKN yang diketuai oleh Muhammad Ihsanul Hakim melakukan kunjungan ke kampung tersebut dan bertemu dengan pengepul kerajinan bambu yang biasa mendistribusikan produk berupa bakul, nampan, kipas, dan kerajinan anyaman lainnya ke pasar atau juga ke pedagang yang berjualan dari satu kampung ke kampung yang lain.
Ibu Nurhayati ( Pengepul ) mengatakan, bahwa, “kini minat pasar terhadap kerajinan anyaman mulai menurun disebabkan banyaknya produk serupa yang bermaterialkan plastik. Hal ini menyebabkan warga Batu Sirap hanya dapat memproduksi kerajinan anyaman ini berdasarkan pesanan yang diterima saja,” ucapnya.

Nida Khairunnisa selaku mahasiswa KKN yang mewawancarai Ibu Nurhayati mencoba memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut. Solusi yang ditawarkan adalah dengan membuka kelas berjualan online, mulai dari membuat market place di e-commerce sampai digital marketing. Solusi ini ditawarkan karena melihat letak geografis Kampung Batu Sirap yang tidak terlalu jauh dari jalan utama.
Sayangnya, penawaran tersebut mendapat penolakan dari Ibu Nurhayati serta beberapa pengrajin anyaman di kampung tersebut. Mereka mengatakan bahwa mereka sudah pasrah dengan kondisi menurunnya minat terhadap produk yang mereka buat.
“Bukan tanpa alasan, masyarakat di kampung Batu Sirap menolak berjualan online, karena walaupun kampung Batu Sirap tidak terlalu jauh dari jalan utama, akses menuju kesana cukup sulit disebabkan jalannya yang terjal dan membutuhkan keahlian lebih dalam berkendara,” jelasnya.
Mahasiswa KKN di Desa Semplak merasa prihatin atas hal tersebut dikarenakan kerajinan anyaman merupakan salah satu seni kriya yang sangat layak untuk diberdayakan, dan merupakan tradisi kampung Batu Sirap yang tidak boleh hilang.
“Hal ini perlu mendapat perhatian khusus agar kebudayaan serta kearifan lokal tetap terjaga di tengah perkembangan zaman,” tandasnya.
Sumber : Muh Hernandi
Editor : Admin











































