REAKSINEWS.COM || LEBAK- Para pedagang di Pasar Subuh Kabupaten Lebak mengeluhkan pendapatan yang semakin menurun drastis dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut para pedagang, anjloknya pendapatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Selain lokasi pasar yang dinilai kurang efektif dan strategis, daya beli masyarakat juga mengalami penurunan yang cukup signifikan.
“Kondisinya carut-marut, pembeli sepi. Lokasi pasar kurang efektif, ditambah daya beli masyarakat sekarang berkurang drastis,” keluh salah seorang pedagang Pasar Subuh Lebak, Selasa (30/9/2026).
Tak hanya itu, para pedagang juga harus dihadapkan pada kenyataan melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok. Kenaikan harga tersebut membuat modal yang harus dikeluarkan pedagang semakin besar, sementara keuntungan yang didapat semakin menipis.
“Kami serba salah. Harga kebutuhan pokok semakin melonjak, kami mau jual mahal takut tidak laku, jual murah kami rugi,” tambahnya.
Para pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Lebak melalui dinas terkait dapat segera turun tangan memberikan solusi. Mulai dari penataan ulang lokasi pasar yang lebih representatif hingga upaya stabilisasi harga bahan pokok dan pemulihan daya beli masyarakat.
Jika tidak segera ditangani, para pedagang khawatir Pasar Subuh yang selama ini menjadi pusat perekonomian rakyat kecil di Lebak akan semakin terpuruk dan ditinggalkan pembeli. (Na)




































