REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Aula Kantor Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Senyum sumringah dan rona bahagia terpancar jelas dari wajah ratusan warga yang mengantre dengan tertib. Pemerintah Desa (Pemdes) Semplak kembali menyalurkan Program Bantuan Pangan (BAPANG) dari pemerintah pusat secara transparan dan tepat sasaran, hari Selasa, tanggal (02/06/2026).
Sebanyak 522 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Semplak menerima paket bantuan pangan berupa 20 kg beras berkualitas baik dan 2 liter minyak goreng per orang. Bantuan ini hadir sebagai angin segar di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok, sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara dan pemerintah desa dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Sinergi Kuat Pemdes Semplak Demi Kelancaran Penyaluran
Sejak pagi hari, jajaran perangkat desa sudah bersiap siaga di lokasi. Kegiatan posisif ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Semplak, Bapak Ujang Suhandi, yang hadir memantau sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis. Beliau didampingi oleh seluruh Kepala Dusun (Kadus) dan jajaran staf Pemdes Semplak yang dengan cekatan membantu memverifikasi data warga agar proses antrean berjalan lancar, aman, dan kondusif.
Kehadiran seluruh elemen pemerintahan desa ini menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Tidak ada sekat antara pejabat desa dan warga; semuanya membaur dalam suasana yang penuh dengan positive vibes.
”Kami ingin memastikan bahwa hak masyarakat tersampaikan dengan utuh dan tanpa hambatan. Kerja keras seluruh staf dan Kadus hari ini adalah bentuk dedikasi kami untuk warga Desa Semplak,” ujar Bapak Ujang Suhandi di sela-sela kegiatan.
Pesan Menyentuh Sekdes Ujang Suhandi dan Doa untuk Ibu Kades
Ada momen emosional yang menyentuh hati dalam sambutan pembukaan kegiatan tersebut. Bapak Ujang Suhandi secara terbuka menyampaikan permohonan maaf sekaligus membawa amanah pesan dari Kepala Desa (Kades) Semplak yang saat ini sedang terkendala hadir karena kondisi kesehatan yang kurang baik.
”Saya berdiri di sini mewakili Ibu Kades Semplak. Saat ini beliau sedang sakit dan sedang dalam masa pemulihan. Ibu Kades menitipkan salam hangat yang paling dalam untuk seluruh warga Desa Semplak yang beliau cintai. Beliau sangat ingin hadir di tengah-tengah bapak dan ibu sekalian hari ini, namun kondisi fisik belum mengizinkan. Kami mohon doa keikhlasan dari seluruh warga agar Ibu Kades segera diangkat penyakitnya dan diberikan kesembuhan total agar bisa kembali beraktivitas melayani kita semua,” ungkap Pak Sekdes dengan nada penuh haru.
Sontak, ucapan tersebut langsung diamini secara serentak oleh ratusan warga yang hadir di aula, menciptakan atmosfer penuh empati dan doa bersama yang menguatkan hubungan emosional antara pemimpin dan rakyatnya.
Harapan Besar untuk Pemanfaatan Bantuan Pangan
Mewakili Ibu Kades dan atas nama Pemerintah Desa Semplak, Bapak Ujang Suhandi menyampaikan pesan dan harapan besar terkait pendistribusian program BAPANG ini. Pemdes berharap bantuan berupa beras 20 kg dan minyak 2 liter ini dapat meringankan beban dapur keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.
Beberapa poin harapan penting yang disampaikan oleh Sekdes antara lain:
• Dimanfaatkan untuk Kebutuhan Pokok Keluarga: Pemdes sangat berharap bantuan ini benar-benar dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan pangan utama di dalam rumah tangga, bukan untuk diperjualbelikan kembali.
• Memicu Semangat Produktivitas: Dengan terpenuhinya kebutuhan pangan dasar, diharapkan warga desa dapat lebih fokus dan bersemangat dalam bekerja, bertani, atau berwirausaha tanpa harus cemas memikirkan stok beras di rumah.
• Menjaga Kekompakan dan Kerukunan Desa: Program ini diharapkan menjadi momentum untuk terus memupuk rasa saling peduli, gotong royong, dan menjaga suasana desa yang kondusif, aman, serta harmonis.
”Pemerintah tahu betul kondisi di lapangan, dan bantuan beras 20 kg serta minyak 2 liter per orang ini adalah bentuk kasih sayang pemerintah kepada bapak ibu semua. Manfaatkan dengan bijak, masak dengan penuh rasa syukur, dan semoga membawa berkah serta kesehatan bagi seluruh anggota keluarga di rumah,” tambah Pak Ujang Suhandi menyemangati warga.
Antusiasme dan Ungkapan Syukur Warga Desa Semplak
Distribusi bantuan pangan ini berjalan sangat tertib berkat sistem zonasi per dusun yang diterapkan oleh Pemdes Semplak. Warga lanjut usia (lansia) dan ibu menyusui mendapatkan prioritas utama dalam antrean, sebuah kebijakan lokal yang mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.
Salah seorang warga penerima manfaat, Mak Eni (65 tahun), tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya saat menerima karung beras berukuran 20 kg dan dua botol minyak goreng.
”Alhamdulillah gusti, bantosanna seueur pisan (bantuannya banyak sekali). Beras 20 kilo sareng minyak 2 liter teh tos cekap pisan kangge emak sasasih kedepanna. Hatur nuhun pisan ka Bapak Presiden, Bapak Bupati, khususna ka Pemdes Semplak, Pak Sekdes, sareng Ibu Kades. Sing enggal damang damang damang kangge Ibu Kades, didoakeun pisan ku emak sing panjang yuswa,” tutur Mak Eni dengan mata berkaca-kaca menahan haru.
Senada dengan Mak Eni, warga lainnya juga mengapresiasi kinerja staf desa dan para Kadus yang dengan ramah membantu mengangkut beras milik warga yang sudah sepuh hingga ke kendaraan atau pintu gerbang kantor desa.
Komitmen Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Keberhasilan penyaluran program BAPANG di Desa Semplak ini membuktikan bahwa koordinasi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat desa mampu menciptakan dampak positif yang masif. Di bawah pengawalan ketat Sekdes Ujang Suhandi dan staf, akurasi data 522 penerima manfaat ini dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pemerintah Desa Semplak bertekad untuk terus mengawal program-program pro-rakyat seperti ini di masa mendatang. Dengan tuntasnya pembagian bantuan pangan periode ini, Pemdes Semplak berharap indeks kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakatnya terus meningkat, menjadikan Semplak sebagai desa yang mandiri, sehat, dan penuh dengan energi positif.
Redaksi












































