REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Suasana di Kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan Raya Perum Baros, Kelurahan Baros, Kota Sukabumi, tampak khidmat dan penuh antusiasme pada Selasa (12/05/2026).
Meski hanya dihadiri oleh puluhan kader inti, yang terdiri dari jajaran struktural DPC, anggota legislatif, dan perwakilan PAC se-Kota Sukabumi, energi yang terpancar tetap luar biasa.
Kehadiran dua tokoh sentral partai, Anggota DPR RI Adian Yunus Yusak Napitupulu dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi partai sebagai pelayan masyarakat.
Soliditas Struktur: Kualitas di Atas Kuantitas
Dalam arahannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, menekankan bahwa kekuatan partai tidak hanya diukur dari jumlah massa, tetapi dari militansi pengurus hingga tingkat RW. Puluhan kader yang hadir diharapkan menjadi penggerak utama (engine) yang mampu menggerakkan mesin partai hingga ke akar rumput.
”Kita pastikan struktur ini solid. Meskipun yang hadir di sini adalah perwakilan inti, tugas Bapak dan Ibu adalah menjadi garda terdepan di wilayah masing-masing. Saat ini rakyat sedang menghadapi problem ekonomi yang tidak mudah; dolar naik, BBM naik, dan segala macam tantangan hidup. Di sinilah peran kita diuji,” tegas Ono.
Ono juga mengingatkan pentingnya integritas kader dalam mengelola bantuan untuk rakyat. Ia menegaskan instruksi partai agar tidak ada kader yang mengambil keuntungan pribadi dari program-program sosial atau “dapur umum” yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Analisis Tajam Ekonomi Makro dan Dampak ke Daerah
Diskusi semakin bermutu ketika Anggota DPRD Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto, S.MB, membedah tantangan ekonomi global dari kacamata lokal. Raden menyoroti fluktuasi harga minyak dunia yang kini menembus angka di atas $100 per barel, yang secara otomatis menekan postur APBN kita.
”Kondisi geopolitik global sedang sangat dinamis. Harapan kami, pemerintah daerah dan pusat bisa lebih waspada. Kita ingin program-program yang diluncurkan bukan sekadar habis pakai, tapi menjadi investasi yang menciptakan lapangan kerja bagi warga Sukabumi,” jelas Raden.
Ia juga memberikan catatan positif mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, puluhan kader yang hadir harus mengawal agar program tersebut memberdayakan petani dan peternak lokal Sukabumi, bukan justru didominasi oleh perusahaan besar. “Ini soal kesehatan generasi masa depan Indonesia Emas 2045 dan kedaulatan pangan lokal,” tambahnya.
Advokasi Masyarakat sebagai Prioritas Utama
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, S.Ag., M.H., menyatakan komitmennya untuk terus menjadi penyambung lidah masyarakat di Dapil V (Kota dan Kabupaten Sukabumi). Ia menegaskan bahwa seluruh instrumen partai di legislatif akan mendukung penuh setiap aspirasi warga agar berdampak maksimal.
Partai secara tegas mendorong kadernya untuk memprioritaskan program yang mencegah:
• Kenaikan angka kemiskinan dan pengangguran di daerah.
• Jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal yang meresahkan.
• Peningkatan angka kriminalitas melalui pemberdayaan ekonomi kreatif.
Suntikan Motivasi bagi Kader Kota Sukabumi
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi, Iwan Adhar Ridwan (yang akrab disapa Bah Uwo), menutup diskusi dengan rasa syukur. Baginya, kunjungan Bang Adian Napitupulu dan Pak Ono Surono ke kantor DPC adalah suntikan moral yang sangat berharga bagi puluhan kader yang hadir.
”Kehadiran beliau-beliau ini menambah semangat kami untuk terus bergerak. Fokus kita satu: pelayanan dan advokasi. Kami ingin berbuat positif dan maksimal untuk menaikkan taraf hidup masyarakat Kota Sukabumi,” pungkas Bah Uwo dengan optimis.
Kesimpulan: Politik Santun dan Bermanfaat
Diskusi politik internal ini membuktikan bahwa PDI Perjuangan tetap konsisten pada jalur perjuangan ekonomi kerakyatan. Dengan mengedepankan kualitas diskusi dan langkah nyata, partai berlambang banteng ini optimis dapat membantu masyarakat melewati masa-masa ekonomi yang sulit dengan program-program yang tepat sasaran.
Redaksi












































