REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Pimpinan DPRD Kota Sukabumi menerima audiensi dari mahasiswa PMII Cabang Kota Sukabumi yang menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD, menyoroti berbagai masalah sosial dan infrastruktur di Kota Sukabumi. Kamis (23/4/2026).
Wakil Ketua DPRD Rojab Asari dan anggota DPRD Feri Sri Astrina bertemu langsung dengan massa aksi.
Latar Belakang Aksi :
Aksi bertema “112 Tahun Kota Sukabumi: Evaluasi Bukan Seremoni” dilakukan bertepatan dengan Hari Jadi Kota Sukabumi ke-112, sebagai bentuk kritik terhadap perayaan seremonial di tengah masalah masyarakat yang belum terselesaikan.
Mahasiswa PMII, dipimpin Ketua PC Fahmi Fauzi, menyampaikan 11 tuntutan pokok dan 2 tuntutan mendesak, termasuk pengelolaan sampah di TPA Cikundul yang menumpuk.
Masalah yang Disoroti :
– Penumpukan sampah di TPA Cikundul, minim ruang terbuka hijau, dan infrastruktur rusak seperti ruang kelas sekolah.
– Krisis fasilitas pendidikan, perlindungan UMKM dari ekspansi waralaba, dan kebutuhan rumah susun untuk hunian layak.
– Tata kelola parkir buruk, pungutan liar, ruang aman bagi perempuan, serta kesejahteraan guru PPPK/P3K.
Respons Pemerintah:
Pemkot Sukabumi melalui Sekda Andang Tjahjandi menyambut positif tuntutan di Balai Kota dan berjanji undang PMII untuk dialog sebelum 30 April 2026, termasuk percepatan anggaran TPA Cikundul.
DPRD juga berkomitmen bedah aspirasi bersama SKPD terkait prioritas RPJMD 2025-2029 seperti PAD, kesejahteraan, dan penataan Kota Sukabumi.












































