REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Perbedaan pandangan antara Forum Warga Cibeureum Bersatu (FORWACIB) dan Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Sukabumi, terkait pelaksanaan program “Makan Bergizi Gratis (MBG)” telah selesai dengan baik melalui musyawarah, Sabtu (18/4/2026).
Kedua belah pihak mengakui bahwa dinamika yang sempat mencuat ke publik beberapa waktu lalu lahir dari “miskomunikasi” dalam menyikapi tata kelola program MBG, khususnya terkait pelibatan UMKM dan Koperasi Merah Putih dalam rantai pasok dapur SPPG di Kota Sukabumi khususnya di wilayah Cibeureum.
Tabayyun & Islah
Pada Jumat malam, bertempat di *Dapur MBG SPPG Sindang Palay, Cibeureum*, FORWACIB yang diwakili Sekretaris Abu Jibril, Ujang Taufik Korlap serta jajaran dan Korwil BGN Kota Sukabumi *Septo* telah dipertemukan. Dalam suasana kekeluargaan, kedua pihak melakukan klarifikasi, saling memaafkan, dan sepakat mengakhiri kesalahpahaman.
Terkait isu yang sempat beredar di ruang publik, kedua belah pihak menegaskan bahwa *tidak ditemukan bukti* atas dugaan-dugaan yang muncul sebelumnya. Semua pihak berkomitmen mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menjaga marwah program MBG sebagai program strategis nasional.
Komitmen Bersama Ke Depan
FORWACIB dan Korwil BGN Kota Sukabumi sepakat untuk bersinergi mendukung suksesnya MBG di Sukabumi dengan langkah berikut:
1. Pemerataan kuota penerima manfaat *: Korwil BGN akan mengupayakan pemerataan sesuai regulasi dan standar BGN.
2. Pelibatan UMKM Lokal: Mendorong dan memfasilitasi UMKM serta Koperasi Merah Putih di wilayah masing -;masing untuk dapat terlibat dalam rantai pasok kebutuhan dapur, selama memenuhi syarat kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan administrasi yang ditetapkan BGN.
3. Komunikasi Terbuka: Membuka ruang dialog rutin antara FORWACIB, pelaku UMKM, dan Korwil BGN untuk memastikan aspirasi warga tersalurkan dengan baik.
_“Damai itu indah. Beda pendapat itu wajar, yang penting solusinya. Kami apresiasi Korwil BGN yang mau duduk bareng. Mari kita kawal MBG bareng-bareng,”_ ujar *Ujang Taufik*, Korlap FORWACIB.
_“Terima kasih FORWACIB sudah mengingatkan kami. Masukan soal pelibatan UMKM sangat kami catat dan akan kami upayakan sesuai aturan. Tujuan kita sama: anak-anak Sukabumi gizi tercukupi,”_ tutur *Septo*, Korwil BGN Kota Sukabumi.
Dengan adanya islah ini, kedua belah pihak mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Sukabumi untuk bersama-sama mengawasi dan menyukseskan program MBG demi generasi emas 2045.
Timred











































