REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Rencana unjuk rasa ( UNRAS ) yang akan di gelar pada Hari Rabu Tanggal ( 01/04/2026 ) oleh LSM Forum Masyarakat Ciberem Bersatu ( FORWACIB ) di Balai Kota Sukabumi/ Kantor Satgas MBG adalah menyoroti sepak terjang Korwil Badan Gizi Nasional ( BGN ) yang bikin resah. pasalnya diduga kuat terindikasi jadi tukang palak minta sejumlah uang kisaran Rp.7 juta – 8 juta kepada pihak dapur SPPG tanpa dasar hukum yang jelas.
Hal itu bocor dikatakan Korlap FORWACIB pada awak Media Via telp beberapa waktu lalu dan kami tegaskan kembali bertemu muka dengan nya pada hari Minggu ( 29/03/2026 ) tentang kebenaran informasi tersebut, menurutnya bahwa saya sudah mengantongi sejumlah data yang siap dibuka.”ujarnya meyakinkan awak Media
Jika tudingan itu benar adanya, kini Publik menunggu nyali dari Aparat Kepolisian, Nanik S Deyang Waka BGN bidang investigasi dan komunikasi publik plus Direktur Wilayah II Jabar Deputi Pemantauan dan Pengawasan dari BGN Brigjen TNI Albertus Dony. Dewantoro agar menindak tegas sesuai aturan Hukum yang berlaku.
Karena jangan sampai program mulia pemerintah pusat memberi MBG kepada para penerima manfaat dinodai oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.” Hal itu dikatakan Ary . Rivana Aktivis pemerhati MBG Kokab Sukabumi
Saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp nya tentang hal diatas pada hari Senin ( 30/03/2026 ) Begini jawaban Korwil BGN Kota Sukabumi tersebut:
Walaikumsalam
Saya punya hak jawab dengan pertanyaanmu pak . Dan saya punya hak menduga kalau pertanyaanmu memancing reaksi cek ombak. Sekarang tunjukan dugaanmu jangan sampai dugaanmu jatuh ke Fitnah. Tunjukan buktinya.
Info dari mana? Siapa yang memberikan dugaan tersebut ? Saya belum pernah meminta atau di berikan uang oleh pihak manapun .kalau ada tunjukan biar dugaan bapak tidak menimbulkan Fitnah . Dugaanmu pak. Jangan menduga duga apa lagi untuk menjatuhkan seseorang . Hukum tebar tuai akan berlaku sama siapapun.
Jangan karena punya keinginan tidak terkabul lalu black compaigne terhadap personal pribadi. Lebih baik ketemu bahas sama sama bicarakan apa maunya
Timred












































