REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – KDM : Kang Didin Muhidin nyebut’ maraknya Pekerjaan Migran Indonesia ( PMI/TKW ) di Timur Tengah itu merupakan bukti buruknya kinerja pemerintah Pusat hingga Daerah dalam penyelenggaraan soal pengawasan, pencegahan dan penindakan terhadap para oknum pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ada banyak lelaki dan perempuan yang jadi korban TPPO di Indonesia khususnya di Sukabumi termasuk salah satu nya Siti Nurhalimah warga Kampung Babakan Bandung Kelurahan Subang jaya kecamatan Cikole Kota Sukabumi.
Menurut keterangan dari Didih orang tua Siti, Kepada awak media dirumahnya Selasa (10/02/2026 ), bahwa Siti diterbangkan dua tahun lalu oleh pihak sponsor ke Timur Tengah ( Irak ) kini anaknya ngeluh minta pulang ke Sukabumi karena ada masalah dengan majikannya.
Majikannya galak kata didih, anak saya mau disiram air panas, Kasihan dia sehari atau dua hari baru dikasih makan. Itupun bekas sisa makan majikan nya.
Lebih Lanjut Didih, “Mohon kepada Presiden Prabowo agar anak nya dibantu dipulangkan ke Indonesia. Suami Siti meninggal setahun yang lalu, kasihan kini ketiga cucunya merindukan kepulangan mama nya. Kalau soal upah alhamdulilah dulu lancar, namun setelah ada masalah tak ada lagi kiriman.”ujarnya.
Diketahui Paspor atas nama Siti Nurhalimah diterbitkan di kantor Imigrasi Sukabumi pada tanggal 26 Februari 2024. Karena Didih tak tahu siapa sponsor yang memberangkatkan Siti, akhirnya Awak media terus melakukan investigasi untuk memastikan semuanya.
Timred












































