REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak minggu, (28/12/2025). Memicu terjadinya banjir di Wilayah Kabupaten Sukabumi.
Informasi yang dihimpun Reaksinews.com Beberapa Kecamatan dilaporkan terdampak diantaranya Kecamatan Suka larang, Purabaya, Nyalindung, dan Sagaranteun.
P2bk ( Penanggulangan Bencana Kecamatan) Sukalarang, Dior mengatakan kepada awak media reaksinews.com, banjir menyebabkan puluhan rumah warga terendam, akses jalan terganggu hingga aliran listrik padam di beberapa titik.
“Di Sukalarang banjir merendam pemukiman warga dibeberapa kampung. Bahwa hingga hingga minggu sore air masih menggenang, meski sudah berangsur surut.,” Ungkapnya.
Masih Dior, untuk situasi saat ini, air masih menggenang tapi mulai surut, sebagian rumah warga sudah mulai surut,dan earga sudah mulai membersihkan rumahnya secara mandiri, karena relawan belum ada, kejadian juga masih baru dan belum selesai., ” Ujar Dior kepada.
Ia menjelaskan, untuk sementara yang terdampak sekira 25 rumah warga yang terendam banjir dikampung Cikupa. Selain itu, banjir juga terjadi di beberapa titik lainnya di wilayah Sukalarang.
” Untuk rumah ada sekira 25 rumah yang terendam banjir. Sementara dikampung Cikupa ada beberapa titik kejadian ada di Cigadog, Lamping, sama Lio,” Tambahnya.
Informasikan yang dihimpun inilahsukabumi. Com, banjir juga terjadi di Kecamatan purabaya P2bk ( Penanggulangan bencana Kecamatan) purabaya Yanto, mengatakan hingga saat ini kondisi dilapangan masih cukup memprihatinkan. Sebelum genangan air yang belum surut, hujan masih mengguyur wilayah Purabaya.
Saat ini aliran listrik di lokasi banjir masih padam. Hujan masih mengguyur, akses jalan tidak bisa dilewati, dan Pasar Purabaya juga terendam banjir,” kata Yanto.
Akibat banjir tersebut, aktivitas warga terganggu, terutama di kawasan pasar dan jalur utama yang tidak dapat dilalui kendaraan. Petugas masih terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan ketinggian air di lokasi terdampak.
Selain Sukalarang dan Purabaya, banjir juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Nyalindung. Hingga Minggu malam, P2BK Nyalindung Ahmad, mengatakan Saya masih melakukan penanganan di lokasi bencana, termasuk pendataan dampak, pemantauan kondisi warga, serta koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada, mengingat intensitas hujan masih tinggi. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat setempat atau petugas kebencanaan apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.
Sumber : idam












































