REAKNEWS.COM || KOTA SUKABUMI – Nasib 1.700 honorer Kota Sukabumi kini sepenuhnya berada di tangan Wali Kota Sukabumi.
Setelah sebagian besar dari kami tidak dilantik sebagai pegawai paruh waktu, masa depan kami menghadapi ketidakpastian menjelang 2026, saat status honorer resmi dihapus.
Kami menuntut jawaban tegas: apakah Wali Kota MAU TIDAK memperjuangkan nasib kami. Pengabdian honorer di berbagai sektor publik tidak bisa diabaikan.
Keputusan pemerintah kota hari ini akan menentukan arah keberpihakan dan menegaskan komitmen pemerintah terhadap tenaga honorer yang telah lama mengabdi.
Kami dari Aliansi Honorer Kota Sukabumi menegaskan: nasib 1.700 honorer ada di tangan Wali Kota Sukabumi. Bertindaklah sekarang, tunjukkan keberpihakan nyata, dan jangan biarkan pengabdian kami tergilas ketidakpastian.
Sandi












































