REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Dugaan salah satu oknum kepala sekolah SD Negeri kecamatan Cisaat sukabumi, Meluapkan emosinya saat di konfirmasi oleh salah satu awak media.
Yang dimana kejadian tersebut berlokasi di sekretariat Gedung PGRI, yang berinisial AH selaku kepala sekolah dan merangkap juga sebagai K3S oknum tersebut yang berinisial AH.
Terjadinya insiden tersebut saat di tanya oleh pihak Media terkait adanya hutang pajak ppn/pph dana Bos di salah satu SD Negeri di wilayahnya dari hasil pemeriksaan audit BPK RI 2023.
Dalam percakapannya beradu argument hingga AH mulai meluapkan emosinya ke salah satu awak media, yang sedang menjalankan tugasnya sebagai tupoksinya menyinggung dengan nada yang keras.
Dari kejadian itu, yang sudah dianggap lengkap lalu awak Media mengemasnya menjadi tulisan dalam bentuk pemberitaan lalu di share kepada Ah.
Sementara itu menanggapi kejadian tersebut, Selaku Kabid SD Dinas pendidikan kabupaten Sukabumi mengatakan, Ini bukan ranah kami, sbb yg menyangkut hal tsb ada di kepegawaian Bilih abdi lepat, ” Singkatnya.
Hal itu menjadi perhatian khusus salah satunya dari pemerhati pendidikan Bapak Wahidin, sifat oknum tersebut sangat di sayangkan yang mana beliau itu seharusnya menjadi panutan karena seorang pendidik atau Guru yang artinya digugu fan ditiru, “Jangan sampai kelakuan oknum tersebut ditiru oleh para pendidik yang lain, “jelasnya Sabtu (16/11/24).
Dari pemahaman saya sendiri dari rekan-rekan bahwa kejadian ini berawal dari keterlambatan bayar pajak, ini juga menjadi barometer bahwa pengawasan dari dinas terkait sangat lemah dimana kedisiplinan Oknum ASN di Dinas pendidikan sangat buruk, “tambahnya.
Sumber (LF)












































