REAKSINEWS.COM || LEBAK – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak terus memperkuat upaya pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah melalui sejumlah program pengawasan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, mengatakan salah satu program yang menjadi fokus adalah *Pagi Menyapa*. Program ini mewajibkan guru untuk hadir lebih awal sebelum siswa datang ke sekolah.
Kehadiran guru lebih awal dinilai penting agar kondisi sekolah dapat dipantau secara menyeluruh sejak pagi, sehingga potensi terjadinya perundungan antar siswa dapat dicegah.
“Pengawasan perlu dilakukan di seluruh area sekolah, termasuk pada sudut-sudut yang minim penerangan dan jarang terpantau. Ini untuk mengurangi peluang terjadinya bullying,” jelas Doddy.
Selain Pagi Menyapa, Dindik Lebak juga menjalankan program Pulang Mengantarkan, di mana guru diminta untuk memperhatikan dan mengawasi siswa hingga ke gerbang sekolah saat jam kepulangan.
Program ketiga adalah Toilet Bersih, yang bertujuan memastikan fasilitas toilet sekolah tetap bersih, terawat, dan tidak menjadi area yang luput dari pengawasan sehingga rawan disalahgunakan.
Melalui ketiga program tersebut, Dindik Lebak berharap lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh peserta didik, serta dapat menekan potensi perundungan secara signifikan.
(NA)




































