REAKSINEWS.COM || LEBAK – Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menyeret nama Sekretaris Desa Gununganten memicu reaksi keras.
DPC BPPKB Banten Kabupaten Lebak tak tinggal diam. Melalui Ketua nya yang akrab disapa Belong, mereka menyatakan sikap mengecam keras perbuatan tak terpuji yang diduga dilakukan oknum perangkat desa tersebut terhadap istrinya sendiri.
Belong menegaskan, apa yang dilakukan Sekdes Gununganten sangat tidak pantas dan mencoreng marwah seorang abdi negara. Seharusnya, seorang perangkat desa menjadi panutan, bukan menjadi pelaku kekerasan di dalam rumah tangganya.
“Kami mengecam keras. Seorang Sekdes itu pelayan masyarakat, harusnya jadi contoh yang baik, bukan malah melakukan kekerasan terhadap istrinya. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Belong, Kamis (16/10/2026).
Lebih lanjut, DPC BPPKB Banten Kabupaten Lebak menyatakan akan berada di garda terdepan untuk mengawal kasus ini. Pihaknya memastikan akan mendampingi korban agar proses hukum berjalan dan keadilan benar-benar ditegakkan.
BPPKB juga mendesak Pemkab Lebak dan Dinas terkait untuk tidak tutup mata. Sanksi tegas secara kedinasan diminta segera diberikan kepada oknum Sekdes tersebut, sembari menunggu proses pidana yang sedang berjalan.
“Kami siap pasang badan kawal kasus ini lewat jalur hukum. Harapan kami APH bertindak cepat dan profesional, biar tidak ada lagi kasus serupa di Lebak,” pungkasnya.
(NA)




































