REAKSINEWS.COM || SERANG – Menjelang peringatan Hari Santri 2026, Kanwil Kemenag Provinsi Banten menggelar rapat koordinasi lintas instansi, Kamis (15/10/2026). Agenda yang dipusatkan di Aula Rapat Pimpinan Kanwil Kemenag Banten itu membahas pematangan seluruh rangkaian acara, baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Rakor dipimpin Kakanwil Kemenag Banten Amrullah. Ia didampingi Kabag TU Mokh. Apipi dan Kabid Papkis Isa. Sejumlah stakeholder turut hadir, mulai dari Polda Banten, Korem, Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten, hingga perwakilan ormas-ormas Islam.
Amrullah menyebut, peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema besar “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Untuk itu, diperlukan kekompakan semua pihak agar perayaan berjalan aman dan meriah.
Menurutnya, Kemenag tidak membatasi kreativitas daerah dalam menyemarakkan Hari Santri. Setiap daerah, ponpes, dan ormas dipersilakan membuat kegiatan sesuai ciri khas dan kearifan lokal masing-masing, selama tetap dalam koridor kebersamaan.
“Prinsipnya kita saling menguatkan. Silakan berkreasi di daerah masing-masing, kami di provinsi akan mengawal agar semuanya kondusif,” kata Amrullah.
Adapun puncak peringatan Hari Santri tingkat Provinsi Banten akan ditandai dengan kegiatan Jalan Sehat Sarungan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung Senin, 19 Oktober 2026, dengan melibatkan 2.400 santri dan peserta umum. Rutenya akan dimulai dari Kantor Kanwil Kemenag Banten menuju kawasan KP3B dan berakhir di Masjid Raya Al-Bantani.
Pada kegiatan tersebut juga akan ada layanan cek kesehatan gratis untuk 500 santri hasil kolaborasi dengan Dinkes Banten, pembagian doorprize, serta pembagian sarung yang bersumber dari infak ASN Kemenag.
Sementara untuk upacara puncak Hari Santri, sesuai surat edaran Kemenag RI akan dilaksanakan serentak pada 22 Oktober 2026. Seluruh peserta laki-laki diwajibkan mengenakan sarung, baju koko putih, jas hitam, dan peci hitam.
Di tingkat kabupaten/kota, kemeriahan juga sudah disiapkan. Di antaranya Liga Santri di Kota Tangerang, Jalan Sehat yang digelar PWNU di Labuan, serta pertemuan akbar FSPP di Kabupaten Lebak.
(NA)




































