REAKSINEWS.COM || KOTA SUKABUMI – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Ranty Rachmatilah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan aksi nyata untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kota Sukabumi.
Menurutnya, penanganan stunting tidak dapat dibebankan kepada satu instansi saja, melainkan harus melibatkan pemerintah, kader PKK, Posyandu, keluarga, dan masyarakat.
Ranty menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan yang berfokus pada penguatan peran PKK dan Posyandu dalam pencegahan stunting. Ia menekankan bahwa kolaborasi harus menghasilkan tindakan konkret, mulai dari penguatan Posyandu, sinkronisasi data, edukasi gizi, hingga pendampingan keluarga yang berisiko.
“Kolaborasi harus bergerak dari data, dilanjutkan dengan tindakan cepat dan terukur, serta menghasilkan perubahan nyata bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak,” ujar Ranty Rachmatilah.
Fokus Pencegahan, TP PKK Kota Sukabumi menempatkan pencegahan stunting sejak hulu sebagai prioritas. Upaya tersebut mencakup kesiapan calon orang tua, kesehatan remaja, pemenuhan gizi keluarga, pola asuh, literasi anak, kesehatan ibu, serta pencegahan perkawinan usia terlalu muda.
Ranty juga menekankan peran strategis kader PKK dan Posyandu sebagai garda terdepan dalam mendampingi keluarga. Kader diharapkan aktif melakukan edukasi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta rujukan dini kepada fasilitas kesehatan apabila ditemukan anak dengan risiko gizi buruk.
Capaian Pemerintah Kota Sukabumi mencatat tren positif dalam penurunan prevalensi stunting, dari sekitar 26 persen menjadi hampir 19 persen. Jumlah keluarga berisiko stunting juga dilaporkan mengalami penurunan, seiring penguatan koordinasi antara TP PKK dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A).
“Ke depan, TP PKK Kota Sukabumi berkomitmen memastikan informasi yang valid, memanfaatkan data terbaru untuk pengambilan keputusan, serta melaksanakan tindakan cepat dan terukur agar penurunan stunting berlangsung berkelanjutan,”pungkasnya
(Ebes)




































