REAKSINEWS.COM || LEBAK – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Lebak, khususnya di Kecamatan Rangkasbitung, Kalanganyar dan Cibadak dilaporkan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun REAKSINEWS.COM dari warga dan petugas Puskesmas setempat, lonjakan kasus DBD terjadi pasca musim hujan yang tidak menentu. Hampir setiap hari, Puskesmas di tiga kecamatan tersebut menerima laporan warga yang mengalami gejala DBD, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
“Di kampung kami saja sudah ada yang kena DBD minggu ini. Kemarin masih dirawat di RSUD Adjidarmo,” ungkap warga Rangkasbitung, Minggu (28/09/2026).
Hal serupa juga terjadi di wilayah Cibadak dan Rangkasbitung Kota. Warga mengaku khawatir karena banyaknya genangan air dan tumpukan sampah yang menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti.
Dinkes Lebak Diminta Bergerak Cepat
Meningkatnya kasus DBD ini membuat warga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak dan Puskesmas di masing-masing wilayah untuk segera melakukan tindakan pencegahan, seperti fogging dan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Warga berharap tidak hanya fogging, namun juga pembagian abate dan edukasi gerakan 3M Plus dilakukan secara door to door.
“Kami minta Dinkes jangan menunggu korban bertambah banyak baru bergerak. Tolong segera fogging dan cek jentik di rumah-rumah warga,” pinta warga Rangkasbitung.
Kenali Gejala DBD
Petugas kesehatan mengimbau warga untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat jika mengalami gejala demam tinggi mendadak selama 2-7 hari, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, mual, muncul bintik merah di kulit, serta mimisan atau gusi berdarah.
Lakukan 3M Plus di Rumah
Untuk mencegah penyebaran DBD, masyarakat diminta aktif melakukan Gerakan 3M Plus, yaitu:
1. Menguras tempat penampungan air.
2. Menutup rapat tempat penampungan air.
3. Mendaur ulang atau mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air
Plus menabur bubuk abate, menggunakan lotion anti nyamuk, dan tidak menggantung pakaian di dalam rumah.
Hingga berita ini diterbitkan, REAKSINEWS.COM masih berupaya mengkonfirmasi data resmi jumlah kasus DBD terbaru di tiga kecamatan tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak. (Na)




































