REAKSINEWS.COM || JAMPANGKULON, SUKABUMI — Dalam upaya memperkuat sinergitas lintas sektor serta meningkatkan kualitas pembangunan di bidang kesehatan, UPTD Puskesmas Jampangkulon menggelar Lokakarya Mini (Lokmin) Triwulan III Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula UPTD Puskesmas Jampangkulon, Senin (18/8/2026), dan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai program kesehatan sekaligus memperkuat koordinasi antara Puskesmas dengan unsur pemerintahan dan masyarakat di wilayah Kecamatan Jampangkulon.
Lokakarya Mini Triwulan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Plus Kecamatan Jampangkulon, para kepala desa se-Kecamatan Jampangkulon, Kepala UPTD Dalduk Jampangkulon, Kepala KUA Kecamatan Jampangkulon, jajaran UPTD Puskesmas Jampangkulon, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini menjadi wadah bersama untuk membahas capaian program kesehatan, kendala yang dihadapi di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Jampangkulon, Yogianto, mengatakan Lokakarya Mini Triwulan merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi dan koordinasi lintas sektor agar berbagai program kesehatan dapat berjalan secara optimal.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab Puskesmas, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga masyarakat.
“Melalui Lokakarya Mini ini, kami berharap koordinasi dan sinergitas lintas sektor semakin kuat. Berbagai permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat dapat kita bahas bersama sehingga dapat ditemukan solusi dan langkah tindak lanjut yang tepat,” ujar Yogianto.
Sementara itu, Camat Jampangkulon, Dading, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh stakeholder dalam mendukung program pembangunan, khususnya di bidang kesehatan.
Menurut Dading, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa akan terus mendukung program-program Puskesmas yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Sinergitas lintas sektor sangat penting. Pemerintah kecamatan, desa, Puskesmas dan seluruh unsur terkait harus terus berkolaborasi agar program pembangunan, khususnya bidang kesehatan, dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap hasil pembahasan dalam Lokakarya Mini Triwulan III dapat menjadi bahan evaluasi dan acuan bersama dalam menentukan langkah ke depan.
Dengan adanya koordinasi yang rutin dan komunikasi yang baik antarinstansi, berbagai persoalan kesehatan di wilayah Kecamatan Jampangkulon diharapkan dapat ditangani secara lebih cepat, tepat, dan terpadu.
Lokakarya Mini Triwulan III Tahun 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi menuju pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kecamatan Jampangkulon.
Dev




































