REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Kabar buruk menyeruak keruang publik soal dugaan adanya manipulasi data siswa dan rombongan belajar ( Rombel ) Fiktif di SMKS TARUNA MANDIRI yang beralamat di Jl. Raya Babakan Pangleseran Kampung Warung Nangka Desa Parakanlima Kec. Cikembar Kab Sukabumi. Informasi tersebut sampai ke meja Redaksi pada hari Selasa ( 17/02/2026 ) melalui kang PW
Sementara menurut salah satu sumber yang tidak bersedia dituliskan jati dirinya kepada awak media bahwa disinyalir ada indikasi korupsi uang Negara di Sekolah SMK TARUNA MANDIRI Babakan yang diduga dilakukan oleh oknum Kepsek ( Deni, Hermawan, S.T ) dan jajaran nya. Kepsek pun buka PKBM di Padabeunghar Kec. Jampang Tengah.”ujarnya sumber.
Lebih lanjut sumber menyebutkan, bahwa data yang tercatat dalam sistem Dapodik, ditemukan adanya rombongan belajar (rombel) Kelas XII Program Keahlian Teknik Permesinan yang secara administratif tercatat aktif. Namun setelah dilakukan pengecekan kondisi riil di lapangan, rombel tersebut tidak memiliki peserta didik yang benar-benar mengikuti proses pembelajaran.
Indikasi yang ditemukan antara lain :
1.Nama-nama siswa tercatat dalam sistem, tetapi tidak hadir dan tidak mengikuti kegiatan belajar.
2.Tidak ditemukan aktivitas pembelajaran yang berjalan untuk rombel tersebut.
3.Tidak terdapat Wali kelas atau jadwal efektif yang mendukung keberadaan rombel dimaksud.
4.Jumlah siswa dalam data administratif tidak sesuai dengan kondisi faktual di sekolah.
Kondisi ini mengarah pada dugaan adanya pencatatan peserta didik fiktif dalam rombel Kelas XII Teknik Permesinan. Ada Ketidaksesuaian Laporan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah ( ARKAS ). Terdapat indikasi bahwa laporan perencanaan dan realisasi anggaran dalam sistem ARKAS belum sepenuhnya mencerminkan pelaksanaan kegiatan secara nyata.
Indikasi yang teridentifikasi :
1.Program yang tercantum dalam rencana anggaran tidak ditemukan bukti fisik pelaksanaannya.
2.Ketidaksesuaian antara laporan realisasi dan dokumentasi pendukung.
3.Potensi lemahnya pengendalian internal dalam proses perencanaan dan pelaporan.
Saat dikonfirmasi langsung awak Media ke sekolah tersebut hari Rabu ( 18/02/2026 ) nampak Deni Kepsek SMK TARUNA MANDIRI didampingi istrinya sedang bergegas mau berangkat. dia bertanya dari mana dan ada kepentingan apa? Kami jawab dari media dan minta sedikit waktu untuk konfirmasi, Deni menjawab bahwa dirinya sedang sakit mau berangkat berobat. Karena kondisinya tak memungkinkan, akhirnya kami persilahkan dia untuk pergi berangkat berobat terlebih dahulu.
Menindaklanjuti hal diatas, Jumat ( 20/02/2026 ) kami coba konfirmasi langsung via WhatsApp Kepada Deni pemilik Yayasan Bintang Kancana Pratama sekaligus Kepsek SMK TARUNA MANDIRI dan istrinya, namun HP milik Deni tak aktif, sementara istrinya tak merespons.
Timred












































