REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Camat Warungkiara, Toni Sugiharto, meninjau langsung lokasi bencana longsor dan banjir yang melanda lima wilayah desa di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bencana tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu dalam beberapa hari terakhir.
Akibat peristiwa tersebut, akses jalan utama penghubung antar desa sempat tertutup total oleh material longsor dan luapan air. Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga lumpuh sementara, termasuk anak-anak sekolah dan para pekerja yang sehari-hari melintasi jalur tersebut.
Dalam peninjauannya, Camat Toni Sugiharto menyampaikan keprihatinannya atas dampak bencana yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia memastikan Pemerintah Kecamatan Warungkiara bersama unsur terkait bergerak cepat melakukan pendataan, penanganan darurat, serta berkoordinasi dengan instansi teknis guna mempercepat pembukaan akses jalan.
“Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Desa Sirnajaya. Material longsor menutup badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa, P2BK, serta pihak terkait untuk melakukan penanganan secepatnya,” ujar Toni Sugiharto di lokasi, Senin (15/12/2025).
Setelah berjibaku hampir 10 jam, ruas jalan yang tertutup material longsor di Kampung Cilandak, Desa Sirnajaya, Kecamatan Warungkiara, akhirnya kembali dapat dilalui oleh pengendara roda dua maupun roda empat. Pembukaan akses tersebut dilakukan melalui kerja sama lintas unsur dengan menggunakan alat berat.
Camat Toni Sugiharto mengapresiasi peran serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. Ia menyampaikan terima kasih kepada warga setempat, relawan bencana, BPBD Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Desa Sirnajaya, serta Pondok Pesantren Modern Assalam Putri yang telah meminjamkan alat berat untuk membantu proses evakuasi material longsor.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat curah hujan masih cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan bencana susulan. Warga yang berada di wilayah rawan longsor dan banjir diminta segera melapor apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau luapan sungai.
Pemerintah Kecamatan Warungkiara berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana alam tersebut.
Reporter ; Jul
Editor ; Admin












































