REAKSINEWS.COM || SUKABUMI — Babinsa Desa Tarisi, Serka Dodi dari Koramil 2203/Warungkiara, melakukan peninjauan langsung ke lokasi jembatan penghubung sementara antara Desa Tarisi dan Kecamatan Bantargadung yang terdampak luapan air sungai, Sabtu (22/11/2025).
Jembatan darurat yang sebelumnya dibangun secara gotong royong oleh warga tersebut mengalami kerusakan setelah debit air sungai meningkat dan arus deras menghantam bagian pondasi. Kondisi ini membuat akses masyarakat terganggu, terutama bagi warga yang sehari-hari melintas untuk bekerja, bersekolah, serta mengangkut hasil pertanian.
Serka Dodi mengatakan bahwa peninjauan dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan keamanan warga serta mengumpulkan informasi terkait kerusakan yang terjadi.
“Kami ingin memastikan situasi di lapangan dan melihat sejauh apa kerusakan jembatan akibat luapan sungai. Kondisi ini harus segera ditindaklanjuti agar akses warga kembali normal,” ujarnya di lokasi.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat desa, kecamatan, hingga instansi terkait untuk merencanakan langkah penanganan sementara maupun perbaikan lebih lanjut.
“Kami bersama pemerintah desa dan pihak terkait akan berupaya mencari solusi terbaik. Yang terpenting adalah keselamatan masyarakat dan pemulihan akses secepat mungkin,” tambahnya.
Sementara itu, sejumlah warga berharap adanya penanganan cepat karena jembatan tersebut merupakan jalur vital antarwilayah. Saat ini masyarakat terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan tidak sepenuhnya aman.
Dengan masih tingginya curah hujan di wilayah Warungkiara dan sekitarnya, Serka Dodi mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir dan pergerakan tanah.
“Musim hujan masih berlangsung, jadi kami mengajak warga untuk selalu berhati-hati dan segera melapor jika ada tanda-tanda bahaya,” tegasnya.
Peninjauan ini menjadi langkah awal dalam upaya percepatan pemulihan akses publik serta bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga terdampak.
Reporter : Jul
Editor : Redaksi












































