REAKSINEWS.COM || SUKABUMI – Guru adalah seseorang yang memiliki peran penting dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Mereka adalah tenaga pendidik yang profesional dan memiliki tanggung jawab untuk membimbing, mengajar, dan mengembangkan potensi siswa atau peserta didik. Guru dapat bekerja di berbagai tingkat pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.
Tugas dan peran guru meliputi:
– Mengajar dan membimbing siswa
– Mengembangkan kurikulum dan rencana pembelajaran
– Menilai dan mengevaluasi hasil belajar siswa
– Membantu siswa mengembangkan keterampilan dan pengetahuan
– Membentuk karakter dan kepribadian siswa
Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi masa depan dan membantu siswa mencapai potensi mereka. Mereka tidak hanya mengajar mata pelajaran, tetapi juga membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial, emosional, dan intelektual.
Jika ada oknum guru yang melakukan tindakan kekerasan atau ancaman kepada siswa, seperti memukul atau mengancam, itu adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan dapat memiliki dampak negatif pada siswa. Tindakan tersebut dapat menyebabkan trauma, kehilangan kepercayaan diri, dan bahkan dapat mempengaruhi kesehatan mental siswa.
Guru seharusnya menjadi contoh yang baik dan memiliki peran sebagai pendidik yang profesional, sabar, dan peduli terhadap siswa. Jika ada oknum guru yang melakukan tindakan kekerasan atau ancaman, maka perlu ada tindakan yang tepat untuk menangani situasi tersebut, seperti:
– Melaporkan kejadian tersebut kepada pihak sekolah atau dinas pendidikan
– Memberikan dukungan dan bantuan kepada siswa yang terkena dampak
– Mengambil tindakan disipliner terhadap oknum guru yang bersangkutan
Penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung, di mana siswa dapat belajar dan berkembang dengan baik tanpa takut akan kekerasan atau ancaman.
Nah sementara ada oknum guru berinisial JJN di Sekolah SDN CBM Pakujajar di Kota Sukabumi yang diduga suka mengancam dan memukul kepala para siswa/i nya. Sehingga ada salah satu anak yang diduga trauma tidak mau sekolah lagi di SDN CBM Pakujajar tersebut. Pindah ke salah satu SDN yg ada di Kota Sukabumi
Untuk mencari kebenaran informasi tersebut, awak media coba nemui kepala sekolah nya, namun sayang Kasek tak ada ditempat,”kata satpam sekolah.
Keterangan Kasek SDN CBM Pakujajar via WhatsApp nya bahwa Guru yang bersangkutan sudah tidak di Pakujajar, silahkan ke Dinas P dan K saja Pak.
Timred












































